2 menit

Perhelatan Piala Dunia Qatar akhirnya resmi sudah dimulai. Namun, siapa sangka di balik megahnya acara ini terdapat beragam kontroversi yang menyelimuti!

Sebagai negara Arab pertama yang mengadakan Piala Dunia, rupanya perjalanan Qatar merancang pesta akbar ini tidak terlalu mulus.

Pasalnya, sederet kontroversi diungkap berbagai macam media internasional, mulai dari perlakuan Qatar terhadap pekerja asing hingga konsumsi alkohol yang dilarang.

Ingin tahu ulasan lengkapnya?

Simak langsung di bawah ini, yuk!

Kontroversi Piala Dunia Qatar 2022

1. Perlakuan Qatar terhadap Pekerja Asing

Melansir merdeka.com, sekira 30 ribu pekerja asing asal India, Bangladesh, Nepal da Filipina diboyong untuk membangun fasilitas Piala Dunia.

Fasilitas tersebut meliputi stadion sepak bola, hotel, hingga jalan yang digunakan pada kompetisi yang dihelat 4 tahun sekali ini.

Adapun, jumlah pekerja asing di Qatar adalah 85 persen sedangkan sisa 15 persen merupakan warga lokal.

Menurut data resmi Qatar, terdapat 37 kematian pekerja dalam pembangunan stadion selama 2014 hingga 2020.

Namun, Organisasi Buruh International (ILO) menyebut angka tersebut terlalu rendah karena Qatar tidak menghitung para pekerja yang meninggal akibat serangan jantung dan gangguan pernapasan akibat pekerjaan.

2. Cuaca Panas di Qatar

Piala Dunia kali ini cukup unik mengingat perhelatannya dilakukan di akhir tahun, alih-alih pertengahan tahun seperti kompetisi sebelumnya.

Di bulan November hingga Desember, suhu di Qatar terhitung sebesar 25 derajat Celsius.

Jika digelar di bulan Juni dan Juli, suhu di sana bisa mencapai 40 derajat Celsius.

Pada awalnya, Qatar mencoba melangsungkan pertandingan di dalam stadion tertutup dengan pendingin udara.

Namun, rencana tersebut ditolak.

3. Konsumsi Alkohol Selama Piala Dunia

Melansir skor.id, Qatar memutuskan untuk melarang penjualan bir di dalam dan sekitar stadion karena alasan negara mereka mayoritas penduduk muslim.

Pada awalnya, sudah tercapai kesepakatan bahwa penjualan bir bisa dilakukan 3 jam sebelum dan 1 jam setelah setiap pertandingan.

Namun, 2 hari menjelang kick off laga pembuka Qatar vs. Ekuador, peraturan baru muncul, yakni pelarangan penjualan bir di semua stadion Piala Dunia.

“Menyusul diskusi antara otoritas negara tuan rumah dan FIFA, sebuah keputusan telah dibuat untuk memfokuskan penjualan minuman beralkohol di FIFA Fan Festival, lokasi hiburan penggemar lainnya dan tempat berlisensi, menghapus poin penjualan bir dari perimeter stadion Piala Dunia 2022 Qatar,” jelas pernyataan FIFA.

Kemudian, munculah aturan baru bahwa alkohol hanya akan tersedia di bar dan hotel mewah dengan harga termurah 19 ribu pound atau sekitar Rp354 juta.

***

Jangan lupa, pantau artikel menarik lainnya hanya di Berita.99.co.

Temukan juga beragam informasi menarik dari Berita 99.co Indonesia di Google News.

Jika sedang mencari rumah dengan harga terjangkau, yuk cek penawarannya di www.99.co.id dan Rumah123.com.

Temukan pilihan terbaik, salah satunya dari Perumahan Harvest City.

Kunjungi sekarang dan dapatkan promo terbatas karena kami selalu #AdaBuatKamu!

Artikel ini bersumber dari berita.99.co.