2 menit

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai hukum jual beli tanah menurut Islam agar tak melanggar syariat dan berbuah kebaikan.

Dewasa ini, proses jual beli marak dilakukan dalam berbagai bidang.

Termasuk ketika berbicara jual beli properti, seperti jual beli tanah.

Berbeda dengan jual beli yang lain, jual beli tanah dalam prosesnya cukup pelik lantaran melibatkan nilai uang yang besar.

Tak hanya karena melibatkan nilai besar, tetapi ada pula berbagai aturan yang harus dipatuhi agar tak ada pihak yang dirugikan.

Apalagi dalam konteks hukum Islam, jual beli tanah harus memerhatikan berbagai prinsip penting.

Untuk itu, artikel berikut akan mengulas hukum jual beli tanah menurut Islam.

Ulasan di bawah dilansir dari laman dalamislam.com.

Yuk, simak artikel selengkapnya!

7 Hukum Jual Beli Tanah Menurut Islam

sumber: kaltim.tribunnews.com/DOAN PARDEDE

Secara umum, jual beli tanah menurut Islam dibolehkan atau halal.

Namun tentu, ada batasan-batasan yang wajib dipatuhi agar tak melanggar aturan.

Tujuannya supaya tidak ada salah satu pihak yang dirugikan dari proses jual beli tanah.

Lalu, apa saja prinsip atau batasan mengenai jual beli tanah menurut Islam?

1. Bukan Tanah yang Bermasalah atau Tanah Sengketa

Prinsip pertama yang harus dipatuhi dalam hukum jual beli tanah menurut Islam adalah soal status tanah.

Tanah wajib bukan lahan sengketa yang bermasalah.

Sebab bila tanah sengketa, nantinya pihak yang membeli akan dirugikan di kemudian hari.

Alhasil, status kepemilikan pun tak akan jelas.

2. Bukan Merupakan Tanah Wakaf

Berikutnya tanah yang hendak dijual bukanlah tanah wakaf.

Sebab pada dasarnya, tanah wakaf merupakan ‘properti’ yang dititipkan dari pemberi wakaf untuk umat.

Dengan begitu, tak boleh ada transaksi atas tanah di atas tanah dengan status wakaf.

3. Batasnya Jelas

Lalu, tanah yang dijual harus punya batasan yang jelas.

Tujuannya untuk menghindari konflik di masa depan, khususnya konflik yang melahirkan kasus sengketa tanah.

4. Mempunyai Dokumen Lengkap

Oleh karena itu, pastikan saat melakukan transaksi jual beli tanah, dokumennya harus lengkap.

Di dalam dokumen biasanya akan tercantum; status tanah, luas, hingga kepemilikan yang sah.

Adanya dokumen sah akan membuat proses jual beli menjadi terang benderang dan tak ada yang ditutupi.

5. Jelas Pemiliknya

Prinsip jual beli tanah menurut Islam yang tak kalah penting yakni soal status kepemilikan.

Pastikan ketika akan menjual atau membeli tanah, status kepemilikan tanahnya jelas.

Lagi, hal ini demi menghindari konflik atau masalah di masa depan.

Hal tersebut membuktikan jika Islam menerapkan prinsip adil dan menghindari salah satu pihak dirugikan dalam setiap transaksi.

6. Didapat dari Jalan yang Halal

Masih melansir laman dalamislam.com, sebelum adanya transaksi jual beli tanah, pastikan dulu, apakah tanah tersebut terdapat uang riba?

Sebab seperti kita tahu, riba dilarang Islam.

Untuk itu, setiap transaksi harus menghindari riba dan dilakukan sesuai syariat.

7. Memberikan Manfaat

Lalu terakhir prinsip hukum jual beli tanah menurut Islam, yaitu bisa memberikan manfaat.

Dalam hal ini tanah yang dibeli jangan sampai dibiarkan hingga tidak terawat.

Bahkan saking tak terawat, tanah memberi dampak buruk bagi masyarakat sekitar atau digunakan untuk hal yang sia-sia.

***

Itulah hal yang harus diperhatikan dalam jual beli tanah menurut Islam.

Semoga bermanfaat, Property People.

Baca artikel menarik lainnya hanya di Berita.99.co.

Ikuti pula Google News Berita 99.co Indonesia untuk mendapatkan berbagai informasi terbaru.

Grand Al Ihsan Premiere merupakan perumahan islami terbesar di Kota Bekasi.

Tertarik? Informasi lebih lanjut, kunjungi www.99.co/id dan Rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga!

Artikel ini bersumber dari berita.99.co.