Penyuluhan Penanganan Batuk Pilek Pascapandemi dari Apotek Roxy (Humas: Apotek Roxy)

Penyakit batuk pilek dan demam merupakan gangguan kesehatan yang sering menimpa berbagai kalangan usia, sehingga mengganggu aktivitas. Penyakit ini umumnya disebabkan virus atau bakteri yang menginfeksi hidung dan tenggorokan. Namun, karakter dua penyebab dan cara menanggulanginya berbeda.

Batuk pilek yang disebabkan infeksi virus dapat sembuh sendiri dalam waktu beberapa hari, sehingga tidak perlu diobati dengan antibiotik. Sementara itu, sakit yang yang perlu diobati dengan antibiotik adalah batuk pilek karena infeksi bakteri. Namun, batuk pilek juga bisa menjadi awal mula gejala terpapar virus Covid-19.

Apotek Roxy melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang penanganan batuk dan pilek pascapandemi. Kegiatan ini dimaksudkan terhadap warga yang ada di wilayah Babelan, Ujung Harapan, Kabupaten Bekasi guna menambah pengetahuan masyarakat, menjaga kesehatan masing-masing dan bisa mencegah sebelum terpapar virus maupun bakteri. Apabila warga mengalami gejala batuk dan pilek, apotek ini menyediakan layanan konsultasi gratis dengan dokter. Juga, bisa melakukan pengecekan kondisi kesehatan seperti cek gula darah, kolestrol dan tekanan darah secara gratis.

Menurut dr. Lucas Djajaputra selaku dokter yang praktik di Klinik Apotek Roxy Babelan, peralihan musim seperti ini umum terjadi setiap tahun dan otomatis. Hal ini pun akan berpengaruh terhadap reaksi. Tubuh akan berusaha keras untuk beradaptasi dengan temperatur sekitarnya. “Di saat itulah daya tahan pun menjadi berkurang dan tubuh menjadi sakit perubahan suhu yang ekstrem membuat lingkungan jadi lebih kondusif untuk mikroorganisme penyebab penyakit, di sisi lain makhluk hidup juga lebih rentan untuk terinfeksi saat pancaroba,” terangnya saat memberi penjelasan kepada warga Babelan, Sabtu, (14/01/2023).

Dengan adanya kegiatan seperti, dr. Lucas berharap kepada warga masayarakat agar selalu menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan yang sehat berusaha menghindari makan gorengan secara terus menerus dan tetap menerapkan prokes 5M meski PPKM sudah dicabut oleh Presiden Jokowi.

“Jika telah mengalami gejala batuk pilek , hindari beli obat tanpa resep ke apotek. Jangan abaikan gejala parah yang berkembang saat melawan flu. Segera temui dokter jika mengalami sesak napas, nyeri dada, pusing, muntah, atau kebingungan mental. Bila sudah sakit, terapkan etika batuk agar tidak tertular dengan yang lain,”sarannya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.