Aceh Timur: Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Timur, Aceh, meluas ke delapan kecamatan. Ketinggian air yang menggenangi permukiman penduduk bervariasi antara 20-60 setimeter.
 
“Akibat hujan deras sejak 3 November 2022 serta meluapnya sungai, banjir meluas ke delapan kecamatan,” kata Kepala Pelaksana BPBA, Ilyas, Minggu, 6 November 2022.
 
Wilayah yang terdampak banjir di antaranya, Kecamatan Birem Bayeun, Gampong Jambo Labu, Alue Canang, Alue Nyamok; Kecamatan Simpang Jernih, Pante Kera; Kecamatan Pante Bidari, Gampong Pantee Labu, Blang Seunong dan Sijudo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kemudian, Kecamatan Peunaron, Gampong Peunaron Baru, Peunaron Lama, Arul Pinang, Sri Mulya; Kecamatan Ranto Peureulak, Gampong Seumanah Jaya,” paparnya.
 
Selanjutnya, Kecamatan Simpang Ulim, Gampong Teupin Breuh; Kecamatan Julok, Gampong Lhok Seuntang; Kecamatan Sungai Raya, Gampong Snb Aceh, Gampong Gajah Meuntah, Paya Keutapang, Buket Drien dan Sungai Simpang.
 

“Selain banjir juga terjadi longsor di Kecamatan Birem Bayeun, Gampong Jambo Labu sehingga megakibatkan tertimbunnya badan jalan antar dusun Gampong Jambo Labu sekitar 5 meter,” terang dia.
 
Sementara hujan deras di Kabupaten Nagan Raya, mengakibatkan 14 desa di 3 kecamatan teredam banjir. Ketinggian air yang menggenangi permukiman warga antara 20-50 sentimeter.
 
Ilyas memerinci beberapa daerah yang terdampak banjir diantaranya, Kecamatan Tripa Makmur, Gampong (desa) Panten Pange, Ujong Krueng, Mon Dua, Neubok Yee PP, Pasie Keube Dom, Neubok Yee PK, Kabu, Lueng Keubeu Jagat, Drien Tujoh dan Babah Lueng.
 
“Kemudian, Kecamtan Darul Makmur, Gampong Kuala Seumanyam, Geulangan gajah, Kuta Trieng dan Kecamatan Tadu Raya, Gampong Alue Siron,” kata dia.
 
Selain itu kerusakan akibat bencana banjir seperti pengikisan badan jalan di Gampong Drien Tujoh dan Mondua, Kecamatan Tripa Makmur dan badan jalan Geulangan Gajah Kecamatan Darul Makmur yang di akibatkan karena penyempitan muara Suak Sikandang, Gampong Babah Lueng.
 
“Kondisi terakhir banjir masih mengenangi pemukiman masyarakat,” jelasnya.

 

(MEL)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.