SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Kepedulian Kodim 0812 Lamongan terhadap anak penderita stunting cukup tinggi. Penanganan stunting yang dilaksanakan oleh Kodim 0812 di dua kecamatan, Kamis (24/11/2022), juga mendapat kunjungan langsung oleh Dandim 0812 Lamongan, Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf.

Datang dengan mengendarai motor trail, Endi yang didampingi para perwira kodim meninjau penanganan dan pelayanan kesehatan stunting di Kecamatan Maduran dan Kecamatan Solokuro. Karena di dua kecamatan wilayah Pantura Lamongan itu, memang sedang ada kegiatan pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak.

Pelayanan kesehatan stunting di dua kecamatan dilakukan oleh Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan yang dipimpin langsung Rizka Lita Endi Siswanto Yusuf. Persit KCK Cabang XXVII memberi bantuan kepada anak-anak penderita stunting di wilayah Lamongan yang dilakukan bergiliran di masing-masing kecamatan.

Di Balai Desa Brumbun, Kecamatan Maduran dan Balai Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Ketua Persit KCK Cabang XXVII, Rizka menyerahkan bantuan langsung kepada anak penderita stunting dan memberikan semangat kepada orangtua penderita. “Untuk menghindari stunting, maka perlu asupan gizi yang cukup, ” kata Rizka.

Dan asupan gizi yang ideal sudah seharusnya dicukupi sejak bayi dalam kandungan. Karenanya dibutuhkan peran orangtua masing-masing, karena stunting merupakan gizi buruk yang mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasan anak.

“Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan, atau pada masa awal setelah bayi lahir. Dan baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun,” jelas Rizka.

Untuk memberikan pemahaman kepada para orangtua, Kodim 0812 menggelar program kepedulian Mitra Asuh Stunting (MAS). Ada beberapa bantuan yang disalurkan untuk pelayanan kesehatan pada anak stunting secara door to door.

Keluarga dari anak penderita stunting dihadirkan oleh para Danramil, dan mendapatkan bantuan bingkisan makanan kesehatan dan BLT sebagai bentuk kepedulian serta dukungan TNI. ” Yang tidak kalah penting adalah memberi motivasi ibu-ibu untuk bersama-sama dan bertekad menyelesaikan kasus stunting, ” seloroh Endi.

Endi menegaskan, harus ada gerakan memberantas dan menanggulangi permasalahan stunting di Kabupaten Lamongan. Kodim 0812, masih kata Endi, bekerja keras untuk mewujudkan zero stunting di Lamongan. “Mudah-mudahan apa yang kita perbuat dapat membawa manfaat dan mencapai sasaran,” ujar Endi Yusuf. ****


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.