Guru TK Mardi Waluya Cibinong Christine Natalia Hermawan. Foto: dok. pribadi

GenPI.co – Tanggal 25 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Guru Nasional di mana biasanya dirayakan dengan memberikan apresiasi bagi para tenaga pendidik membimbing muridnya.

Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Serentak Berinovasi Wujudkan Merdeka Belajar” yang sangat sesuai dengan keadaan di masa sekarang.

Di mana tugas guru tidak lagi membimbing dan mengajar saja namun menjadi menjadi penghubung antara kurikulum dengan minat murid, sehingga guru dan murid dapat sama-sama berinovasi untuk meningkatkan kualitas belajar.

BACA JUGA:  Ruangguru PHK Ratusan Karyawan, Belva Devara Ngaku Gagal

Tafik Oktavia, seorang guru TK Negeri Pembina Kubu di Kubu Raya, Kalimantan Barat setiap harinya harus menyeberangi sungai Kapuas untuk dapat mengikuti pelatihan pengembangan kompetensi guru yang diinisiasi oleh Putera Sampoerna Foundation – School Development Outreach.

Begitu besar keinginan Tafik untuk dapat mengembangkan ilmu dan pengetahuan yang ia miliki agar dapat memberikan materi pengajaran yang terbaik kepada murid-muridnya di TK Negeri Pembina Kubu.

BACA JUGA:  Ruangguru PHK Massal Ratusan Karyawan, Lonceng Bahaya Startup

Dari pelatihan ini, Tafik banyak menemukan cara-cara pengajaran baru yang diaplikasikan dalam kegiatan mengajar, dan juga dibagikan ke rekan-rekan sesama guru.

“Seorang guru perlu dekat dengan setiap murid untuk dapat tahu apa yang diperlukan untuk dapat mengembangkan sang murid sesuai dengan minat dan bakatnya,” ujar Tafik dalam keterangan resminya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Belajar Usia Dini, 100 Guru di Papua Barat Ikuti Lokakarya

Tafik hanya salah satu contoh dari sekian banyak guru yang bekerja dengan sepenuh hati dan pikiran untuk dapat terus berinovasi dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.