SURYA.co.id – Inilah profil dan biodata KH Said Aqil Siradj yang baru-baru ini dirawat di rumah sakit karena kelelahan dan gejala Tubercolusis (TBC).

Diketahui, Mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj sedang dirawat di sebuah rumah sakit (RS) di Jakarta.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Sekertaris Pribadi KH Said Aqil, Sofwan Erce, saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (14/1/2023).

“Iya benar beliau sedang sakit. Beliau dirawat sejak kemarin siang 13 Januari,” ujar Sofwan.

Dia menjelaskan, penyebab sakitnya Said Aqil karena kelelahan akibat aktivitas yang padat.

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel ‘KH Said Aqil Dirawat di RS, Kondisinya Disebut Sudah Membaik’.

Selain itu, ada juga kemungkinan faktor gejala Tubercolusis (TBC).

Meski demikian, menurut Sofwan, kondisi ulama NU tersebut saat ini semakin membaik.

Sofwan pun meminta masyarakat mendoakan kesembuhan Said Aqil.

“Alhamdulillah kondisi beliau semakin baik. Mohon do’a semoga beliau lekas sembuh,” tambahnya.

Biodata KH Said Aqil Siradj

Ketua Umum PBNU, Kyai Said Aqil Siradj saat menjawab pertanyaan wartawan sebelum meninggalkan pendopo, Minggu (30/3/2019) (SURYA.co.id/M. Sudarsono)

Melansir dari Wikipedia, Said Aqil lahir pada 3 Juli 1953 di Cirebon, Jawa Barat.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama (PBNU) masa khidmat 2010-2021, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon, sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta Selatan.

Pada masa kepemimpinannya, NU banyak memiliki kemajuan besar, baik di bidang pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian.

KH. Said Aqil Siroj merupakan putra kedua dari KH. Aqiel Siroj (Pendiri Pondok Pesantren KHAS Kempek,1960), dan ibu beliau bernama Nyai Hj. Afifah Harun.

Riwayat Organisasi:

  1. Sekretaris Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Krapyak, Yogyakarta masa khidmat 1972-1974
  2. Ketua Keluarga Mahasiswa NU (KMNU) Makkah masa khidmat 1983-1987
  3. Wakil Katim ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 1994-1998
  4. Katib ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 1998-1999
  5. Penasehat Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia (GANDI) tahun 1998
  6. Ketua Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB) sejak 1998-sekarang
  7. Penasehat Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia sejak 1998-sekarang
  8. Wakil Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Peristiwa Kerusuhan Mei 1998
  9. Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Pembantaian Banyuwangi 1998
  10. Wakil Ketua Tim Penyusun Rancangan AD/ART Partai Kebangkitan Bangsa tahun 1998
  11. Penasehat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) sejak 1999-sekarang
  12. Ketua Panitia Muktamar Nahdlatul Ulama ke-30 di Kediri tahun 1999
  13. Anggota Kehormatan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) 1999-2002
  14. Anggota MPR Fraksi Mewakili Nahdlatul Ulama tahun 1999-2004
  15. Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 1999-2004
  16. Penasehat Masyarakat Pariwisata Indonesia periode 2001-sekarang
  17. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2004-2010
  18. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2010-sekarang
  19. Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) sejak 2011-sekarang
  20. Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia tahun 2012-2014
  21. Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK) sejak 2020-sekarang
  22. Wakil Presiden Organisasai Agama Sedunia sejak 2019-sekarang.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.