BMKG prediksi longsor dan banjir bandang terjadi di tengah gempa susulan di Cianjur. Foto: ANTARA FOTO/Luqman Hakim

GenPI.co – Gempa susulan dari magnitudo 5,6 yang terjadi di wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022), pukul 13.21 WIB, dipastikan masih bakal terus terjadi selama 4-7 hari ke depan, tetapi kekuatannya semakin melemah.

Hal itu diungkapkan langsung Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, di Pendopo Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022). 

“Perlu kami sampaikan perkembangan terakhir, biar masyarakat semakin tenang,” kata Dwikorita.
 
Meski demikian, masyarakat khususnya pengungsi diharapkan untuk mewaspadai potensi hujan yang semakin meningkat hingga puncaknya pada Desember 2022 di wilayah Cianjur.
 
“Yang dikhawatirkan adalah longsor dan banjir bandang, ini yang berada di bantaran sungai dan lereng gunung ini mohon (waspada),” kata dia.

BACA JUGA:  Wapres Ma’ruf Amin Ajak Masyarakat Indonesia Salat Gaib untuk Korban Gempa Cianjur

Masyarakat pengungsi di Cianjur juga dianjurkan untuk tidak membuat tenda-tenda mandiri sebagai posko pengungsian di lokasi yang berdekatan dengan lereng atau lembah.
 
Sebab, lokasi-lokasi itu berpotensi longsor karena hujan atau adanya guncangan gempa susulan.

“Mohon lokasi pengungsian jangan terlalu dekat dengan pinggir lembah, mohon ada yang turun begitu, semakin ke arah lapang itu semakin aman,” tuturnya.

BACA JUGA:  Update Gempa Cianjur: 272 Korban Meninggal Dunia, 39 Orang Masih Hilang

Adapun, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat ada sebanyak 272 korban meninggal dunia di hari keempat pascabencana gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

272 korban meninggal itu dilaporkan 165 jenazah di antaranya sudah teridentifikasi identitasnya, artinya saat ini masih ada 107 jenazah yang identitasnya masih diverifikasi.

BACA JUGA:  9 Rumah Sakit di Kota Bandung Menangani 129 Pasien Korban Gempa Cianjur

Selain itu, ada sebanyak 39 orang yang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.(Ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.