PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan CEO Networking 2022 dengan tema ‘Strengthening Economic Growth in Dynamic Conditions’.

Acara yang digelar dalam rangka 45 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia ini diselenggarakan secara hybrid di Bali Room Hotel Indonesia Kempinksi Jakarta dan disiarkan melalui Zoom, dengan mengundang perwakilan dari stakeholders di pasar modal Indonesia.

Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, pandemi Covid-19 selama lebih dari dua tahun terakhir telah menyebabkan dampak negatif yang signifikan terhadap hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat secara global, termasuk dalam aspek perekonomian. Ketegangan geopolitik dunia saat ini, khususnya perang antara Rusia dan Ukraina juga memengaruhi perekonomian global.

Ketidakpastian ekonomi global yang sedang terjadi diperkirakan memberikan dampak secara tidak langsung kepada Indonesia. Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 3,2% pada tahun 2023, sementara pertumbuhan ekonomi global akan terus melambat pada tahun mendatang.

“Guna mendukung ketahanan kondisi perekonomian Indonesia, diperlukan sinergi serta strategi yang didukung oleh kebijakan moneter dan fiskal secara berkesinambungan. Hal ini diperlukan agar seluruh pihak dapat melangkah bersama mengembalikan kondisi perekonomian yang kondusif,” katanya, (24/11/2022).

CEO Networking 2022 menghadirkan para pembicara yang dapat memberikan insight serta pemaparan informasi terkini kepada CEO dari stakeholders di pasar modal Indonesia, seperti perusahaan tercatat, anggota bursa, perusahaan binaan IDX Incubator, bank kustodian, manajer investasi, selling agent serta perwakilan asosiasi, investor institusi, kalangan akademisi, dan lainnya.

Sesi pemaparan materi menghadirkan Lead Economist of World Bank Indonesia and Timor Leste Habib Rab dengan tema ‘Global & Indonesia Market Outlook for 2023’, Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Emma Sri Martini dengan tema ‘Strategy to Embrace Challenges and Opportunities Amid the Global Uncertainty Conditions, serta Chairman and Chief Executive of Pacific Century Group Richard Li dengan tema ‘Global and Indonesia Investment Outlook in 2023.

Kemudian, sesi Inspiring Session dari CEO Perusahaan Tercatat di Indonesia, yaitu Pendiri dan CEO Tancorp Hermanto Tanoko dengan tema ‘Sharing Success Story to Keep Up with Global Dynamics”. CEO Networking 2022.

Insight terkini dari seluruh pemateri, diharapkan dapat memberikan optimisme sehingga para CEO dari stakeholders pasar modal Indonesia agar semakin siap untuk berkontribusi positif dalam menciptakan iklim bisnis dan investasi yang kondusif di Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, CEO Networking 2022 diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, wawasan, sekaligus memberikan optimisme kepada CEO dari stakeholders pasar modal Indonesia untuk bersinergi dalam meraih peluang dan menghadapi tantangan di tengah kondisi global yang dinamis.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.