Merdeka.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir akan mengusulkan pegawai di Kementerian BUMN bisa mendapatkan bonus jika perusahaan negara mendapatkan keuntungan. Dia menyebut sepanjang tahun 2022, hasil konsolidasi dividen perusahaan BUMN mencapai Rp200 triliun.

“Kemungkinan ini laba BUMN tahun 2022 Rp200 triliun, kemungkinan! Ini belum tutup buku,” kata Erick saat ditemui di ICE BSD City, Tangerang, Banteng, Sabtu (14/1) malam.

Erick membeberkan selama tahun 2022 tercatat ada 36 dari 45 perusahaan pelat merah yang menghasilkan dividen. Sedangkan sisanya, 9 perusahaan BUMN mengalami kerugian. “Di tempat Pak Pahala dari 12, 1 perusahaan yang rugi. Pak Tiko dari 33 perusahaan, 25 untung dan 8 rugi,” kata dia.

Dia menjelaskan, selama ini hanya para pegawai di perusahaan BUMN yang menikmati keuntungan dari dividen. Padahal, ada peran pegawai di Kementerian BUMN yang berkontribusi untuk menghasilkan dividen perusahaan.

Untuk itu, dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) BUMN Erick ingin ada ketentuan yang mengatur hal tersebut. Sehingga pegawai kementerian BUMN juga bisa merasakan manisnya bonus perusahaan negara. “Dalam RUU BUMN (sudah diusulkan) supaya para pegawai kementerian ini dapat insentif dan BU Menkeu sudah setuju, kita tunggu keputusannya,” kata Erick.

Apalagi selama pandemi berlangsung para pegawai Kementerian BUMN tetap bekerja seperti sediakala. Sehingga jerih payahnya harus dihargai dan mendapatkan kompensasi berupa bonus. Mengingat secara pendapatan, gaji pegawai di kementerian pimpinannya lebih kecil dari gaji pegawai perusahaan BUMN.

“Mereka ini harus dihargai. Masa korporasi dapat bonus, pegawai kementerian yang gajinya kecil ini gigi jari,” kata dia.

Dia menambahkan kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecemburuan dari para pejabat Kementerian BUMN, sehingga memicu aksi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). “Kalau ini terjadi kecemburuan, birokrasi mengikat, dan ini tidak terjadi transformasi,” pungkansya.

Baca juga:
Inovasi Canggih Anak Usaha Semen Indonesia Serap CO2 di Lingkungan Pabrik
Rahasia Garuda Indonesia Jadi Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu di Dunia
Erick Thohir ke Direksi Lembaga Pensiun BUMN: Jangan Wariskan Masalah Seperti ASABRI
Jalankan Perintah Erick Thohir, Satgas BUMN Bersinergi Bantu Korban Gempa Cianjur
Demi Terangi Penjuru Nusantara, Sri Mulyani Suntik Dana Rp133,3 T ke PLN
Dirut Semen Indonesia: Kita Ingin Jadi Penyedia Bahan Bangunan Terbesar di Regional


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.