Jakarta: Satreskrim Polsek Sawah Besar mengejar R, salah satu anggota gangster penyerang warga Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat. Kapolsek Sawah Besar, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Patar Mula Bona menyebut pengejaran R dibutuhkan mendalami penyerangan.
 
“Kalau R ini merupakan gangster dari pihak lain. Peran si R ini yang melakukan janjian terhadap rekan lainnya dalam gangster,” ucap Bona saat memberikan keterangan di Polsek Sawah Besar, Sabtu 5 November 2022. 
 
Bona mengatakan pihaknya belum mengetahui motif gangster melakukan penyerangan. Pihaknya bersama Polres Metro Jakarta Pusat terlebih dahulu menangkap dua anggota gangster MWD, 21 dan MAF, 21.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tadi sempat kita amankan dua orang tapi hanya MWD yang kita tetapkan tersangka karena yang bersangkutan kedapatan membawa sajam jenis cerurit,” ucapnya 
 
Pihaknya juga melakukan tes urine terhadap keduanya dan MWD warga Kartini XIII hasilnya positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Sedangkan MAF warga Sunter, Jakarta Utara, urinenya negatif dan tidak bawa sajam. 
 
“MWD dijerat dengan Undang undang darurat dan terancam dipenjara maksimal 10 tahun,” tutupnya.
 
Ditempat yang sama, MWD mengaku dirinya sudah tiga kali melakukan aksi tawuran di wilayah Jakarta Pusat. Sistem tawuran yang dilakukannya melalui janjian ataupun secara acak mencari lawan.
 
“Saya menyesal atas perbuatan dirinya, terlebih membuat malu terhadap orang tuanya yang bekerja sebagai marbot di salah satu masjid di Kartini,” ucapnya.
 

Salain itu, MWD mengaku sudah cukup lama mengkonsumsi narkoba jenis sabu yang dibeli di wilayah Kartini. Dengan modal Rp100-200 ribu, dirinya membeli narkoba bersama temannya. 
 
“Biasanya saya patungan sama kawan saya, beli paket kecil yang dibeli di kawasan Kartini,” tutupnya. 
 
Diberitakan sebelumnya, satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, menangkap anggota gangster yang berkeliaran di wilayah Galur, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Petugas mendapati barang berupaya senjata tajam (sajam).
 
“Ada dua yang diamankan anggota gangster dan sekarang ada di Polsek Sawah Besar. Sajam berupa cerurit,” ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi (Kombespol), Komarudin saat dihubungi, Sabtu 5 November 2022.
 

(ADN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.