Berita Surabaya

SURYA.co.id, SURABAYA – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia atau Generali Indonesia sepanjang tahun 2022 telah memenuhi pembayaran komitmen lebih dari 326.000 klaim dengan nilai total Rp 903,7 miliar.

Hal ini menjadi salah satu bukti komitmen Generali dalam menjalankan nilai Deliver on The Promise melalui pembayaran klaim.

“Dari total nilai klaim Generali Indonesia tersebut, kendati secara keseluruhan nilai klaim mengalami penurunan
sebesar 13 persen, klaim kesehatan mengalami peningkatan sebesar 62 persen,” kata Jutany Japit, Direktur & Chief Operation Officer Generali, Rabu (25/1/2023).

Begitupun jumlah pembayaran klaim penyakit kritis, juga mengalami peningkatan sebesar 78 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Tren kesehatan di Generali Indonesia ini, sejalan dengan tren klaim kesehatan secara industri yang meningkat pada kuartal ketiga tahun 2022,” jelas Jutany.

Walaupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara resmi tidak diberlakukan dan angka kasus infeksi Covid19 saat ini sudah cenderung menurun, risiko kesehatan dan penyakit kritis tetap perlu diwaspadai dan diantisipasi.

Melansir hasil data World Health Assembly, 73 persen  kematian di Indonesia disebabkan oleh kelompok penyakit ini seperti hipertensi, jantung, diabetes, stroke dan kanker.

“Klaim dan tren kesehatan yang ada menunjukkan fakta bahwa masyarakat masih sangat membutuhkan asuransi jiwa dan kesehatan untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko finansial yang rentan terjadi,” ungkap Jutany.

Dalam pembayaran klaim sepanjang tahun 2022 merupakan bukti nyata Generali Indonesia menjadi lifetime partner yang selalu mendampingi nasabah di berbagai kondisi, khususnya pada saat situasi sulit.

“Memahami kebutuhan yang terus berkembang dan guna meningkatkan kemudahan bagi nasabah, kami terus berinovasi di berbagai aspek termasuk dari sisi ragam manfaat asuransi kesehatan maupun dari sisi
layanan dan klaim, dimana kami terus mengoptimalkan teknologi dan di waktu yang sama tetap memperhatikan human touch kepada nasabah,” beber Jutany.

Inovasi yang dihadirkan Generali Indonesia, selain untuk membantu nasabah menghadapi tantangan di saat ini, juga dirancang dapat mengantisipasi tantangan di masa mendatang.

“Secara end-to-end kami sudah menghadirkan customer journey secara digital, yaitu dari mulai pengajuan polis, penerbitan polis, hingga proses layanan pasca pembelian seperti klaim dan transaksi,” papar Jutany.

Inovasi-inovasi yang telah dihadirkan antara lain, aplikasi iPropose yang memudahkan nasabah bisa dengan mudah untuk konsultasi dengan tenaga pemasar dan melakukan pengajuan polis.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.