Ekonomi

572 Ribu Kendaraan Keluar Masuk Jatim saat Arus Mudik-Balik Lebaran

alexametrics

JawaPos.com – Masa arus mudik dan balik selama Lebaran tahun ini resmi berakhir. Secara umum, tradisi tahunan yang sempat dilarang selama 2020–2021 itu berjalan lancar. Namun, ada sejumlah sektor yang menjadi bahan evaluasi. Terutama terkait dengan kepadatan di jalur-jalur lintasan utama.

Berdasar data Ditlantas Polda Jatim, arus perjalanan selama masa mudik-balik Lebaran cukup tinggi. Terutama di jalur darat. Jumlah kendaraan yang keluar masuk Jatim selama 25 April–9 Mei lebih dari 572 ribu unit. Perinciannya, 296.755 unit kendaraan masuk dan 275.649 unit kendaraan keluar.

”Tidak terjadinya selisih yang jauh (antara kendaraan masuk dan keluar Jatim, Red) membuat situasi akhirnya bisa berjalan dengan normal,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta pada apel gelar pasukan penutupan operasi Lebaran di mapolda Rabu (11/5).

Berdasar hasil evaluasi, memang sempat terjadi kepadatan di berbagai jalur protokol (baik di tol maupun non-tol) di wilayah Jatim. Misalnya, di gerbang tol Warugunung dan ruas tol lain, pertigaan Mengkreng (Kediri), jalur utama Lumajang–Probolinggo, serta ruas-ruas lain.

Namun, secara umum, kemacetan itu berlangsung tidak begitu lama. Sebab, arus lalu lintas tidak terfokus di satu akses saja. ”Ada banyak jalan tol dan protokol yang menjadi pilihan,” jelasnya.

Sementara itu, arus angkutan umum selama masa mudik-balik Lebaran juga berlangsung lancar. Sebab, jumlah armada yang beroperasi jauh di bawah armada yang dipersiapkan. Total, ada 3.362 bus ekonomi dan 751 bus nonekonomi yang telah disiapkan.

Merujuk data Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), jumlah armada yang beroperasi diperkirakan mencapai 1.231 bus yang melayani 219 trayek dalam maupun luar provinsi. Data itu berdasar jumlah kendaraan yang keluar masuk di Terminal Purabaya, Sidoarjo. ”Sehingga tidak terjadi antrean penumpang,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Nyono.

Arus mudik-balik di jalur laut juga mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, hingga kemarin, aktivitas keluar masuk penumpang terlihat. Misalnya, di Pelabuhan ASDP Ketapang. Pada waktu-waktu tertentu, masih terlihat antrean kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak menyeberang ke Bali.

General Manager PT ASDP Ketapang Hasan Lessy menyebutkan, selama arus mudik, tercatat ada 356.904 pemudik yang datang. Hingga kini, baru 258.342 orang yang kembali ke Pulau Dewata. ”Ada sekitar 27,62 persen pemudik dari Bali yang belum kembali,” ungkapnya. Diperkirakan, arus balik di pelabuhan tersebut terjadi hingga akhir pekan ini.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : edi/ riq/fre/afi/c14/ris

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top