Ekonomi

AC Milan vs Atalanta BC: Menuntaskan Misi Zlatan Ibrahimovic

AC Milan vs Atalanta BC: Menuntaskan Misi Zlatan Ibrahimovic

JawaPos.com – ’’Di Milan, Milanisti –sebutan fans Milan– mengenang para pemain karena memenangi scudetto atau juara Liga Champoins. Jika ingin mereka juga mengenang kita, kita harus memberikan segalanya di sisa musim ini,’’ ujar attacante Milan Zlatan Ibrahimovic kepada Sky Sport Italia pekan lalu (9/5).

”Pidato” striker asal Swedia itu sukses membuat Milan membakar spirit kawan-kawannya dan memenangi laga dengan skor 2-1 atas Hellas Verona.

Milan tertinggal satu gol terlebih dahulu. Cerita comeback jadi yang ketiga beruntun selama 2022 ini.

Dua lainnya terjadi ketika mengalahkan Inter Milan pada Derby della Madonnina di giornata ke-24 (6/2) dan SS Lazio pada giornata ke-34 (25/4).

Mental tangguh Davide Calabria dkk kembali dibutuhkan ketika menghadapi Atalanta BC pada giornata ke-37 malam nanti (15/5) di San Siro (siaran langsung beIN Sports 3 pukul 23.00 WIB).

Kalau menang, capaian itu bisa mengantarkan Milan memenangi scudetto ke-19 atau yang pertama sejak musim 2010–2011. Tapi, dengan catatan Inter gagal mengalahkan Cagliari Calcio.

La Dea –julukan Atalanta– adalah déjà vu bagi Ibra. Ya, niat utama Ibrahimovic memutuskan kembali ke Milan pada 27 Desember 2019 adalah mengembalikan mentalitas juara Rossoneri –julukan Milan– yang nyaris lenyap.

Pemicu utamanya terjadi pada lima hari sebelumnya ketika Milan dibantai Atalanta BC 0-5 pada giornata ke-17 Serie A musim 2019–2020.

Kini 2,5 musim berlalu, misi striker 40 tahun itu nyaris berhasil. Sejak musim lalu, tim asuhan Stefano Pioli tersebut berada di jalur juara dengan menjadi runner-up di belakang Inter.

Musim ini, kans Rossoneri mengakhiri musim lebih baik sangat terbuka.

Apalagi, laga kontra Atalanta malam nanti sekaligus jadi laga kandang terakhir Milan musim ini. Begitu juga Ibra. Kontraknya yang kedaluwarsa pada akhir musim ini belum diperpanjang.

Meski secara implisit masih ingin terus bertanding, mantan striker Juventus, Inter, FC Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Manchester United itu juga tidak bisa membohongi fisik yang menurun.

Sejak kembali ke Milan, dia total melalui 347 hari di ruang perawatan lantaran beragam cedera.

Tetapi, dia sangat mungkin baru bisa tenang pensiun pada akhir musim ini jika membawa Milan memenangi scudetto sekaligus jadi penuntas misinya 2,5 tahun lalu.

’’Biasanya, di usia 40 tahun, Anda bersantai di rumah dengan mengisap cerutu dan menikmati kejayaan karier. Aku belum siap untuk mengisap cerutu.”

”Aku tidak akan keluar (pensiun, Red) sebelum memenangi trofi bersama Milan saat ini,’’ papar Ibra seperti dilansir Goal.

Hanya, ambisi Ibra dan Milan menang pada laga nanti juga tricky. Memang sejak adanya Ibra, Milan hanya sekali kalah ketika melawan Atalanta.

Dua menang, sekali seri, dan sekali kalah. Ironisnya, dua pertemuan nirkemenangan terjadi di San Siro.

Apalagi, Atalanta juga masih mengejar poin untuk membuat mereka lolos Liga Europa musim depan.

Meski berada di posisi kedelapan dengan 59 poin, tim asuhan allenatore Gian Piero Gasperini perlu sapu bersih sisa dua giornata mereka sembari berharap Fiorentina dan AS Roma yang berada di posisi ketujuh dan keenam terpeleset.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top