Ekonomi

Tenda Pedagang Roboh dan Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang

Petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (Dpkp3) Kota Bandung mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa mobil di Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/4/2021). Sedikitnya lima mobil mengalami rusak akibat tertimpa pohon yang diduga tumbang akibat cuaca angin kencang yang terjadi di Kota Bandung.(ilustrasi)

BMKG Bandung mengungkapkan kondisi cuaca panas akan berlangsung hingga akhir Mei

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG–Tenda milik pedagang roboh dan pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di Jalan Cipamokolan dan di Jalan Sharon Garden, Rancasari, Kota Bandung, Sabtu (14/5/2022) sekitar pukul 15.00 Wib hingga pukul.15.15 Wib.


Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Gungun Sumaryana mengatakan penanganan terhadap pohon tumbang sudah ditangani oleh dinas pertamanan. Sedangkan petugas Diskar melakukan evakuasi terhadap tenda pedagang yang roboh. “Menurut laporan, tenda terbawa angin kencang pada pukul 15.00 Wib,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (14/5/2022).


Ia menuturkan tenda tersebut menimpa lampu jalan dan tembok rumah warga. Pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan evakuasi.”Korban jiwa tidak ada,” katanya. Sebanyak 1 unit tim penyelamat diterjunkan untuk melakukan evakuasi.


Sebelumnya, BMKG Bandung mengungkapkan kondisi cuaca panas akan berlangsung hingga akhir bulan Mei atau akhir musim peralihan. Sedangkan musim kemarau diprediksi akan segera memasuki Bandung Raya pada awal hingga pertengahan Juni 2022.


“Karena sekarang masih dalam musim peralihan maka kondisi cuaca juga perubahannya masih sangat dinamis. Dalam arti, hujan lebat disertai angin kencang ataupun petir masih mungkin terjadi bahkan kondisi cuaca ekstrem seperti hujan es dan angin kencang, puting beliung, peluangnya juga ikut meningkat,” ujar Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu.


 


 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top