SURYA.co.id – Jadwal Liga 1 2022-2022 menurut rencana akan dilanjutkan dengan sistem bubbel atau klaster di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng), 2 Desember 2022.

Jadwal Liga 1 2022-2023 sudah terhenti sejak Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022. Kini PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator liga mengklaim kompetisi sepakbola paling akbar di Indonesia ini bisa kembali bergulir pada 2 Desember 2022.

Polri pun angkat bicara terkait izin kompetisi Liga 1 2022-2023 yang sudah terhenti selama dua bulan usau Tragedi Kanjuruhan.

Karokerma KL Asisten Operasi (Sops) Mabes Polri, Brigjen, Dedy Setiabudi menjelaskan, izin Liga 1 202-/2023 sejatinya sudah ada, namun kemungkinan ada yang perlu direvisi.

“Kan izin udah ada ya, tinggal direvisi atau apa karena ini kan tertunda ya karena Tragedi Kanjuruhan, jadi teknis saya tak bisa menjawab dalam hal ini,” terang Dedy Setiabudi dikutip Surya.co.id dikutip dari BolaSport.com usai menghadiri agenda Workshop dan Sosialisasi Peraturan Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2021).

“Nanti pejabat Polri yang berhak punya kewenangan yang mengeluarkan izin dengan pada pihak pemohon izin, pasti ada komunikasi,” sambung Dedy Setiabudi.

Kedatangan Dedy Setiabudi di agenda Workshop dan Sosialisasi Peraturan Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga sekaligus mensosialisasikan Peraturan Polri (Perpol) terbaru.

Yaitu, Perpol Nomor 10 Tahun 2022 mengenai pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga.

Perpol ini dikeluarkan usai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang ditekan pada 28 Oktober 2022 oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Kami hanya diundang saja, ada workshop yang dilaksanakan PT LIB dalam rangka rencana melanjutkan Liga 1 Indonesia yang sekarang tertunda,” terang Dedy Setiabudi.

“Polri kebetulan sudah menyusun bersama dengan K/L terkait sebuah peraturan yang bisa digunakan dalam rangka pengamanan yaitu Perpol No 10 tahun 2022 yang ditandatangani 28 Oktober 2022 tentang pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga,” tegasnya.

“Kompetisi olahraga secara keseluruhan, semua kompetisi yang dilaksanakan sesuai level atau skala internasional, nasional, daerah, sampai tingkat desa itu ada bentuk pengamanan standar dalam peraturan itu,” tutup Dedy Setiabudi.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.