IFSOC mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menghentikan ekspor bijih nikel dan bauksit. (foto: Ricardo/JPNN)

GenPI.co – Steering Committee Indonesia Fintech Society (IFSOC) Hendri Saparini mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menghentikan ekspor bijih nikel dan bauksit.

Seperti diketahui sebelumnya, Jokowi membuat kebijakan mengenai pemberhentian ekspor bijih nikel yang kemudian akan di terapkan juga pada Bauksit supaya fokus melakukan hilirisasi.

Hal tersebut tetap dilakukan oleh Jokowi meski Indonesia pada akhirnya harus menelan kekalahan gugatan Uni Eropa ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

BACA JUGA:  Produknya Dicoba Jokowi, Ibu Penjual Keripik Tempe: Allah Jabbah Doa Saya

Pasalnya, kebijakan Jokowi harus tetap dilakukan demi melanjutkan program hilirisasi di Indonesia.

“Ya memang itulah yang harus dilakukan karena nilai tambah. Jadi yang sekarang harus dipersiapkan betul, ya, memang lobi. Karena bagi Indonesia, memang kekuatannya dari Sumber Daya Alam,” ujar Hendri dari rilis yang diterima GenPI.co, Sabtu (14/1).

BACA JUGA:  Jokowi Nge-Mall, Pedagang Sepatu Bahagia Bukan Main Jualannya diborong

Berangkat dari hal tersebut, program hilirisasi dalam negeri harus tetap dilanjutkan untuk mendapatkan nilai tambah.

“Tetapi kalau sumber daya alam itu tidak membangun industrinya atau hilirisasinya, ya Indonesia tidak akan bisa mendapatkan apa-apa,” ucap sang Pakar Ekonom Senior.

BACA JUGA:  Manuver Jokowi Terkait Penanganan Pelanggaran HAM Dipuji Pakar Hukum

Menurutnya, mempertahankan kebijakan pelarangan ekspor nikel merupakan langkah yang sudah tepat, mesti harus diimbangi dengan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap untuk mengelolanya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.