Jakarta: Kejadian kehilangan helm di lokasi parkir Taman Ismail Marzuki (TIM) terus berulang. Kepala Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) TIM Verony Sembiring?Kehilangan Helm Terus Berulang, Pengelola TIM Bakal Sediakan Penitipan mengungkapkan pihaknya akan menyediakan tempat penitipan helm di area parkir TIM agar peristiwa kehilangan tak terulang.
 
Pembuatan penitipan helm tersebut akan dikoordinasikan dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola TIM serta fasilitas parkirnya.
 
“Tindak lanjutnya nanti kita lagi proses, kita mau buat penitipan saja ini,” tutur Verony saat dikonfirmasi, Sabtu, 7 Januari 2023.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembuatan penitipan helm tidak hanya di area parkir yang berada di bawah tanah atau basement, tetapi juga pada area parkir lainnya di dalam TIM.
 
“Kalau yang di taman parkir di depan itu nanti dikoordinir sama Jakpro,” ujar dia.
 
Verony tak dapat memberikan kejelasan penyebab banyaknya kasus kehilangan helm di TIM. Namun, dia menduga pelakunya merupakan pengendara roda dua dengan modus menukar helm.
 
Dia pun membenarkan kehilangan barang pribadi di area parkir, termasuk helm, tidak menjadi tanggung jawab pengelola. Jakpro telah mengumumkan hal tersebut melalui spanduk maupun tulisan yang tertera di dalam kertas tiket parkir.
 
“Tapi nanti kita sosialisasikan lagi. Sebelum Jakpro mengelola, waktu masih kita itu aman sih. Karena kan sebelum revitalisasi pengelolaan parkir jadi tanggung jawab kita,” ujar dia.
 

Untuk meningkatkan keamanan, di area parkir nantinya akan dipasang CCTV. Namun, hal ini juga tidak menjamin 100 persen akan membuat niat mencuri helm menurun.
 
“Tapi sekarang di CCTV pelakunya pakai masker. Jadi saya cenderung konvensional aja (petugas) stand by di situ,” kata Verony.
 
Sebelumnya, pengunjung TIM, Riqman, mengeluhkan kehilangan helm saat memarkirkan kendaraan di area parkir Gedung Teater Besar TIM. Kejadian itu dialaminya pada 18 Desember 2022.
 
Namun, dia kecewa lantaran tak ada pertanggungjawaban dari pengelola. Menurut dia, saat mengadukan hal itu kepada karyawan parkir di TIM, karyawan tersebut menyebut kejadian kehilangan helm sudah berkali-kali terjadi.
 
Lantaran buruknya manajemen keamanan parkir di TIM, dia pun mengunggah video keluhannya di akun TikTok miliknya @riqmann. Video yang diunggah pada 6 Januari itu sudah ditonton lebih dari 1 juta kali dan menuai 1.794 komentar. Riqman aktif membagikan video tentang arsitektur di akun TikTok-nya yang memiliki 177 ribu pengikut.
 

(AZF)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.