Fungsi camshaft (noken as) bagi mobil nyatanya cukup krusial karena dapat mengatur buka dan tutupnya valve sesuai dengan firing order sekaligus menggerakkan rocker arm.

Komponen ini berbentuk poros sehingga mampu untuk menggerakkan komponen lainnya di dalam mesin.

Pada kendaraan keluaran lama, konvensional maupun EFI, camshaft memiliki peranan penting untuk meningkatkan kinerja mesin. Jadi, komponen ini wajib ada di dalam mesin dengan jenis mobil tersebut.

Selain itu, camshaft juga terdiri dari berbagai komponen lagi di dalamnya sehingga memiliki peranan yang berbeda-beda untuk mendukung fungsinya secara keseluruhan.

Kira-kira apa saja fungsi camshaft dan cara mengatasinya apabila mengalami kerusakan? Simak penjelasannya pada artikel di bawah ini!

Apa fungsi camshaft?

Secara garis besar, fungsi camshaft merupakan komponen yang bertugas untuk mengatur bukaan pada valve.

Selain itu, komponen ini juga memiliki posisi untuk menjadi poros utama karena memiliki bentuk silindris sehingga dapat mengontrol rocker arm.

Fungsi camshaft pada engine ini didukung oleh beberapa komponen di dalamnya mulai dari intake camshaft, cam gear, loba, exhaust camshaft hingga bearing journal.

Jadi, ada banyak fungsi lainnya dari camshaft yang sangat krusial bagi sebuah mesin mobil, diantaranya adalah:

1. Mengatur bukaan valve sesuai firing order

Fungsi camshaft yang paling utama yaitu adalah mengatur buka tutup valve (katup) sesuai dengan urutan pengapiannya (firing order).

Tujuannya tentu adalah agar katup dapat memiliki pembukaan yang teratur sesuai dengan kebutuhan silinder.

Jadi, apabila silinder satu langkah buang maka camshaft akan memicu katup buang untuk membuka.

Hal inilah yang membuat camshaft memiliki bentuk yang disesuaikan dengan firing ordernya. Hal ini karena setiap posisi camlobe akan berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan mesinnya.

2. Wadah sensor untuk mendeteksi putaran

Fungsi camshaft yang kedua yaitu adalah menjadi tempat sensor sehingga mampu untuk mendeteksi adanya putaran dengan lebih mudah.

Hal inilah yang membuat camshaft dapat memastikan tiap sudut putaran dengan lebih mudah tanpa menimbulkan gangguan.

Jadi, apabila sedang dalam posisi menekan, lobe camshaft akan terdorong langsung ke valve filter.

Adanya penekanan ini tentu akan menyebabkan arm mengungkit dan menekan bagian batang klep. Tekanan yang kuat inilah yang mampu untuk menekan pegas sehingga klep dapat terbuka.

3. Penggerak fuel pump

Camshaft juga berfungsi sebagai penggerak fuel pump untuk tipe elektrik. Apabila camshaft berputar, maka poros fuel pump tentunya akan otomatis ikut bergerak.

Hal ini mengakibatkan fuel pump dapat memompa bahan bakar ke dalam karburator.

Namun, fungsi camshaft pada engine yang satu ini seringkali hanya ditemukan pada mobil keluaran lama atau mesin bensin injeksi langsung karena menggunakan sistem karburator dengan pompa mekanis.

4. Memutar poros distributor

Fungsi camshaft yang terakhir yaitu adalah memutar poros distributor.

Namun, fungsi ini hanya dimiliki oleh camshaft yang berada pada mesin yang masih menggunakan distributor pada sistem pengapiannya.

Komponen ini akan dihubungkan dengan distributor pengapian lewat drive gear sehingga saat berputar maka bagian tersebut akan turut keluar.

Namun ada beberapa tipe yang harus menggunakan  slot joint terlebih dahulu agar keduanya dapat terhubung.

Tanda camshaft rusak

Supaya dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal, camshaft haruslah berada dalam kondisi terbaik.

Oleh sebab itulah, apabila sudah muncul tanda camshaft rusak maka haruslah diberi perhatian agar tidak menimbulkan kerusakan pada komponen lainnya dan perlu untuk dilakukan perbaikan segera.

Berikut ini adalah beberapa tanda camshaft rusak yang perlu kamu waspadai dan dapat segera memberikan penanganan yang tepat untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, diantaranya adalah:

  • Lampu “Check Engine” yang menyala di bagian dashboard.
  • Mesin yang tiba-tiba mulai sering mati mendadak dan saat dinyalakan kembali tidak ada respon.
  • Sulit melakukan pemindahan gigi pada mobil AT.
  • Akselerasi yang terus menurun daripada biasanya bahkan hingga 30 km/jam.
  • Mesin menyentak ke depan secara acak saat sedang dikendarai.
  • Bahan bakar menjadi lebih cepat habis dengan jarak tempuh seperti biasa.

Oleh sebab itulah, fungsi camshaft position sensor tidak boleh dianggap remeh karena ia bertugas untuk mengontrol waktu pengapian dan injeksi sehingga jika mengalami masalah maka proses pembakaran pada mobil tidak akan berjalan dengan optimal.

Hal inilah yang menyebabkan bahan bakar menjadi terbuang percuma sedangkan mobil tidak bisa dinyalakan.

Penyebab camshaft rusak

Ada beberapa hal yang menyebabkan camshaft rusak sehingga kamu perlu untuk menjaga kondisinya agar tetap awet dalam jangka waktu yang lebih lama.

Beberapa penyebab camshaft rusak yang perlu kamu ketahui yaitu adalah:

  • Oli kering sehingga harus rutin untuk melakukan penggantian oli setidaknya 6 bulan sampai 1 tahun sekali.
  • Klep yang bermasalah juga menjadi penyebab timbulnya suara berisik dari dalam mesin mobil dan akan mempengaruhi kinerja camshaft mobil.
  • Usia pemakaian yang terlalu lama sehingga kualitasnya sudah menurun dan mempengaruhi performanya saat berkendara.

Tips dari Lifepal! Secara umum, fungsi camshaft menjadi komponen yang bertugas untuk mengatur buka tutup pada valve sesuai dengan firing order dalam sistem pengapian. 

Jadi, apabila komponen ini mengalami masalah, tentu perlu segera ditangani untuk mencegah kerusakan yang lebih besar dalam sistem mobil.

Simak pula ulasan mengenai DOHC vs SOHC dan juga DOHC adalah di artikel Lifepal lainnya!

Lindungi mobil kesayanganmu selama 24 jam dengan asuransi mobil terbaik. Pilihlah asuransi mobil yang sesuai dengan kebutuhanmu. Simak video di bawah ini untuk mendapatkan tips memilih asuransi mobil terbaik:

Apa pentingnya asuransi mobil?

Asuransi mobil merupakan salah satu hal penting yang seharusnya dimiliki oleh setiap pemilik kendaraan.

Sebab, saat berkendara di jalanan, ada banyak resiko yang dapat terjadi pada mobil maupun fisik baik itu karena kelalaian sendiri ataupun kesalahan orang lain.

Oleh karena itulah, asuransi mobil hadir dengan menawarkan solusi dari berbagai keuntungan terutama jaminan ganti rugi atas segala resiko yang terjadi sesuai yang telah tertera di dalam polis.

Resiko yang dapat dijaminkan oleh asuransi mobil ini meliputi kerusakan mobil baik ringan maupun berat karena kecelakaan, kebakaran, huru-hara hingga bencana alam yang seringkali membebankan biaya yang sangat besar.

Selain itu, asuransi mobil juga akan menjadi perlindungan atas segala kehilangan mobil terutama karena tindak pencurian.

Dimana asuransi mobil bahkan dapat mengganti mobil yang hilang tersebut dengan yang baru apabila nasabah memenuhi segala persyaratan yang diminta.

Seluruh manfaat ini tentu akan membuatmu menjadi lebih tenang dan fokus saat beraktivitas karena resiko yang terjadi pada mobil tidak akan membuat kondisi dan rencana finansialmu menjadi terganggu.

Biaya servis mobil dan perawatan tentu tidak murah. Jangan sampai biaya servis mobil kesayanganmu justru membebani pengeluaranmu.

Manfaatkan asuransi mobil all risk supaya kamu gak perlu pusing lagi dengan tagihan bengkel karena kamu akan terjamin dari biaya perbaikan kerusakan ringan dan berat, bahkan dapat ganti rugi atas kehilangan akibat pencurian.

Hitung sendiri berapa kisaran preminya dengan kalkulator premi asuransi mobil Lifepal berikut ini.

Setelah menemukan besaran premi asuransi mobil, pilihlah asuransi mobil yang cocok dengan bantuan kuis asuransi mobil terbaik Lifepal di bawah ini.

Kalau perlu, tambahan proteksi lainnya seperti asuransi kesehatan untuk menjaga dari risiko biaya berobat di rumah sakit yang mahal di tengah maraknya virus saat ini juga sangat diperlukan. 

Beli juga polis asuransi jiwa yang akan melindungi kamu dan keluargamu dari beban finansial saat tertanggung meninggal dunia. Seluruh produk asuransi terbaik bisa kamu dapatkan di Lifepal lebih hemat hingga 25%!

Pertanyaan seputar fungsi camshaft

Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.