Merdeka.com – Polsek Metro Kebayoran Lama masih memburu para pelaku begal yang menewaskan seorang pemuda berinisial RAR (25) di jalan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Sabtu (31/12) kemarin.

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Widya Agustiono mengatakan proses penyidikan kasus saat ini, pihaknya telah memeriksa rekaman CCTV sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan sejumlah saksi mata.

“Sementara ini masih hasil pemeriksaan para saksi, dan juga pengecekan berupa cctv di jalan menuju akses lokasi tersebut. Untuk pelaku masih dalam penyidikan,” kata Widya saat dihubungi wartawan, Selasa (3/1).

Namun, Widya mengatakan berapa pastinya CCTV yang diperiksa masih terus bertambah. Karena kondisi TKP saat kejadian terbilang gelap, membuat penyidik memerlukan berbagai sudut pandang dari CCTV guna mendeteksi identitas pelaku begal.

“Iya betul, kejadiannya malam dini hari jam 1 malam sangat gelap. Bahkan saksi pun yg melihat dari jarak 20 meter jadi kurang jelas,” ucapnya.

Adapun saat korban RAR dibegal, kata Widya, memang ada sekelompok komunitas motor sekitar 8 orang yang melintas. Namun karena melihat dari kejauhan kehadiran komunitas motor ini, pelaku langsung kabur.

“Lalu dilihatnya ada orang yang di atas sepeda motor jatuh, lalu karena pelaku melihat kehadiran para saksi langsung pergi. Iya betul komunitas motor. Kita juga penyusuran CCTV di lokasi maupun di jalan-jalan sekitar,” ucapnya.

Sebelumnya, Kasus jasad tergeletak kembali ditemukan di jalanan Jakarta. Kali ini, seorang pemotor ditemukan tak bernyawa di Jalan Sinabung Raya, Grogol Selatan, Kebayoran Lama Jakarta Selatan pada Sabtu 31 Desember 2022 sekira pukul 01.00 WIB lalu.

Korban diketahui berinisial RAR (25). Diduga, dia tewas setelah diserang kelompok begal bermotor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan korban tergeletak pertama kali dilihat sekumpulan pemotor lainnya. Dia pastikan korban meninggal selah dibegal.

“Pada saat melintas di Jalan Terusan Hang Lekir, ada saksi melihat keributan, kemudian saksi bersama rombongan balik arah dan berhenti di pertigaan depan Otoklix. Lalu melihat ada orang yang tergeletak di jalan Terusan Hang Lekir,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (2/1).

Zulpan menerangkan, sebagian rombongan pemotor coba mengejar kawanan begal. Namun, pelaku berhasil melarikan diri.

“Pelaku diduga membawa sepeda motor korban,” ujar dia.

[rhm]


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.