Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Senggol PSI, Sebut Megawati Soekarnoputri – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. FOTO: Antara

GenPI.co – Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Salestinus buka-bukaan menyebutkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak perlu meminta maaf kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hal tersebut diungkapkan Petrus Salestinus dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (15/1/2023).

“Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie, tidak perlu meminta maaf kepada Ketua Umum PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri karena telah mendeklarasikan kader PDIP Ganjar Pranowo (GP) sebagai bakal calon Presiden dari PSI,” jelas Petrus Salestinus.

BACA JUGA:  Analisis Berani Fahri Hamzah: Yang Pilih Ganjar dan Anies Emosional

Petrus Salestinus menilai, bahwa di dalam AD dan ART PDIP, UU Parpol, maupun UU Pemilu tidak melarang sebuah partai politik mencalonkan seseorang menjadi bakal calon presiden dari kader partai politik lain.

“Pendeklarasian GP, kader PDIP sebagai bakal calon presiden 2024 oleh Partai PSI sah-sah saja,” ungkap Petrus Salestinus.

BACA JUGA:  Wapres Maruf Amin Mendadak Ingatkan ASN Netral: Tidak Bisa Ditawar Lagi

“Karena hal itu merupakan bagian dari proses pendidikan politik,” sambungnya.

Menurut Petrus Salestinus, meskipun Ganjar Pranowo adalah kader PDIP, tidak menghapus haknya untuk menjadi bacapres pada partai politik lain.

BACA JUGA:  Cobaan Datang Silih Berganti, 3 Weton Malah Kian Sukses dan Lancar Rezekinya

“Tidak menjadi halangan bagi GP atau bagi partai politik lain di luar PDIP untuk menjadikan GP sebagai bakal calon presiden 2024,” ujar Petrus Salestinus.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.