SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Pendidikan kharakter di Lamongan terus digelorakan untuk menuju generasi emas di tahun 2045. Untuk mendukung itu, pembangunan infrastruktur sekolah sebagai pendukung sarana-prasarana proses belajar siswa terus dimaksimalkan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi didampingi Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dalam kunjungan kerjanya di Lamongan meresmikan 3 sarana prasarana penunjang pendidikan, yakni Laboratorium Virtual Fisika dan Kimia SMAN 1, Masjid Al Ikhlas SMAN 3 Lamongan, Gerbang SMAN 2 Lamongan.

Kadindik Wahyudi mengatakan, kondisi Lamongan yang kondusif serta perhatian yang diberikan Bupati Lamongan sangat membantu dalam proses belajar mengajar di tingkat SMA/SMK/SLB di Lamongan yang mampu memberikan hasil yang sangat baik dan luar biasa.

Melalui peresmian sarana dan prasarana, Laboratorium Virtual SMAN 1 Lamongan digadang-gadang merupakan laboratorium virtual pertama di Jatim. Dan fasilitas canggih itu diharapkan menjadi percontohan laboratorium virtual di Jawa Timur

Diresmikannya masjid di SMAN 3 Lamongan, ia berharap masjid sebagai sarana ibadah juga pembangun kharakter religius akan mampu mengantarkan siswanya menjadi intelektual yang berakhlak mulia. Begitu pula dengan diresmikannya Gerbang SMAN 2 Lamongan, kokohnya gerbang diharapkan menjadi lambang bagi kokohnya semangat siswa juga alumninya.

“Sesuai dengan jargonnya Lamongan ‘Megilan’, Lamongan ini menjadi luar biasa semuanya, megilan akademiknya, megilan teknologi digitalnya, dan megilan prestasi-prestasinya yang lain,” puji Wahyudi yang pernah menjadi Pj Bupati Lamongan ini.

Ditambahkan, terdapat beberapa tuntutan dunia sekolah yang harus dipenuhi seperti melahirkan generasi yang mampu mengikuti perkembangan teknologi digital. Sekolah harus mampu melahirkan para siswa yang memiliki kompetensi keahlian pendukung, mampu melahirkan alumni yang inovatif dan kreatif, yang bisa berkolaborasi juga bekerjasama.

“Selain itu, para alumni SMA/SMK/SLB sederajat juga diharapkan tidak hanya memiliki peran intelektual melainkan juga berakhlak mulia,” ujar Wahyudi.

Bupati Yuhronur pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangganya bisa mendampingi Kadisdik Jatim pada peresmian sarana prasarana pendidikan setingkat SMA di Lamongan. Ia mengharapkan, sarana prasarana ini akan dapat menunjang pendidikan di Lamongan, dan mewujudkan generasi emas 2045.

“Senang sekali, bangga saya menjadi bagian dari masa depan. Siswa yang dibekali dengan teknologi, juga pendidikan¬†kharakter berakhlak, ” ungkap bupati yang disapa Kaji Yes itu.

Ia menjelaskan, meningkatnya IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Lamongan dimulai dari kharakter dan daya juang yang dibangun dari sekolah-sekolah. “Pendidikan kharakter penting, harus terus kita jaga agar generasi emas 2045 bisa diwujudkan,” pungkasnya. *****


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.