Merdeka.com – Tasninah (45) warga Pondok Gede, Kota Bekasi, tengah ketar-ketir saat mengetahui rencana pemerintah, agar penjualan gas LPG 3 kg di warung eceran dibatasi. Dia khawatir, proses memasak akan tertunda lebih lama saat dia harus membeli isi ulang gas LPG 3 kg di agen.

Sebagaimana diketahui, pemerintah terus mengupayakan agar distribusi gas LPG 3 kg dapat tepat sasaran. Saat ini, PT Pertamina Patra Niaga tengah melakukan uji coba pembatasan penjualan gas LPG 3 kg di warung eceran.

Uji coba ini baru dilakukan di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang dan Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang Selatan, Kecamatan Ngalian Kota Semarang, Kecamatan Batu Ampar Kota Batam dan Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

“Memang harganya lebih murah di agen, tapi jarak rumah saya ke agen tidak dekat. Kalau masih beli di warung tinggal jalan kaki sebentar,” ujar Tasninah kepada merdeka.com, Senin (16/1).

Berdasarkan perbandingan harga gas LPG 3 kg di agen dan warung eceran, selisih harga berkisar Rp2.000- Rp2.500 per tabung.

Di sebuah agen di Rawa Domba, Kota Bekasi, harga satu tabung gas LPG 3 kg sebesar Rp18.000-Rp19.000. Sementara di warung eceran, konsumen akhir harus merogoh kocek sekitar Rp22.000- Rp22.500 untuk mendapatkan satu tabung gas LPG 3 kg.

Seperti pendapat Tasninah, Deliana (43) mengatakan, jika dilihat dari sisi harga, pembelian di agen resmi lebih ekonomis ketimbang di warung eceran. Namun membeli di agen tidak praktis apabila jarak rumah dengan agen, jauh.

“Mending di eceran selisih 2 ribu tapi barangnya dekat,” ungkap Deliana.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, Pertamina sedang melakukan penyesuaian kepada pada sub penyalur gas LPG 3 Kg resmi. Setidaknya jumlah agen resmi Pertamina tercatat sudah lebih dari 220 ribu yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, selama tahun 2022 juga terdapat tambahan agen baru sebanyak 22 ribu. Agen-agen baru ini juga ikut melakukan penyesuaian untuk menjadi agen resmi gas LPG melon. “Tahun 2022 saja ada penambahan 22 ribu sub penyalur atau pangkalan,” kata dia.

Adanya kebijakan pembatasan penjualan LPG tersebut, Pertamina akan melakukan pengkajian untuk menambah lagi agen-agen resmi. Agar memudahkan masyarakat membeli gas LPG bersubsidi saat kebijakan resmi diterapkan. “Masih kita review (penambahan penyalur resmi LPG bersubdisi),” pungkasnya. [azz]

Baca juga:
Pemerintah Janji Pembelian LPG 3 Kg di Agen akan Lebih Mudah
Catat, Begini Prosedur & Tahapan Daftar Jadi Agen Resmi Penyalur LPG 3 Kg Pertamina
Jadi Lokasi Uji Coba, Warga Cipondoh Masih Bisa Beli Gas LPG 3 Kg di Warung
Lengkap, Ini Syarat dan Ketentuan Daftar Jadi Agen Resmi Penyalur LPG 3 Kg
Warung Kecil Dilarang Jual LPG 3 Kg, Pertamina: Kita Dekatkan Pangkalan ke Konsumen
Terungkap, Ini Alasan di Balik Rencana Larangan Warung Kecil Jual Gas LPG 3 Kg


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.