kemampuan yang dimiliki seorang perempuan itu akan mampu membawa sebuah kemajuan pada sebuah organisasi

Banda Aceh (ANTARA) – Direktur Keuangan, MSDM dan Manajemen Risiko Perum LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi menyatakan kepemimpinan perempuan itu akan memberikan kemajuan pada sebuah organisasi atau sebuah perusahaan.

“Kepemimpinan perempuan itu melengkapi, artinya kemampuan yang dimiliki seorang perempuan itu akan mampu membawa sebuah kemajuan pada sebuah organisasi atau perusahaan karena ada beberapa hal yang tidak dimiliki laki-laki tapi dimiliki perempuan,” katanya di Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, Minggu.

Di sela-sela menjadi pemateri dalam kegiatan LKK Kohati Cabang Sigli dan Kohati PB HMI periode 2021-2023, Nina Kurnia Dewi menjelaskan beragam kemampuan yang dimiliki oleh seorang perempuan dalam memimpin sebuah organisasi dan perusahaan.

Menurut dia, ada tiga hal yang dimiliki oleh perempuan yakni memahami kebutuhan bisnis, sangat antusias dan perempuan menjadi pendorong dalam pelaksanaan pekerjaan.

“Artinya ketiga hal ini menjadi modal untuk yang mampu membawa ke arah kemajuan bangsa terhadap kepemimpinan perempuan,” katanya.

Baca juga: AstraZeneca gali potensi perempuan muda lewat program kepemimpinan

Baca juga: Kepemimpinan perempuan jadi topik norma gender teramai di sosmed

Ia mengatakan Presiden Jokowi dan PBB mencatat komitmen Indonesia untuk keterwakilan perempuan di parlemen dan kepemimpinan perempuan hingga 30 persen dan Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan pemimpin perempuan di BUMN 15 sampai 25 persen.

Kemudian DDI global leadership mencatat organisasi dengan kepemimpinan perempuan lebih 30 persen akan 8 kali lebih baik berkinerja.

Menurut dia di Aceh kepemimpinan perempuan di provinsi itu tidak diperdebatkan karena telah berjalan pada masa kerajaan dan termasuk salah satunya Cut Nyak Dhien.

Karena itu ia mengajak para perempuan untuk terus memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan terus meningkatkan kemampuan dan potensi yang ada guna menjadi pemimpin di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut para peserta terlihat antusias mendengarkan berbagai pemaparan yang disampaikan Direktur Keuangan, MSDM dan Manajemen Risiko Perum LKBN ANTARA.

Para peserta juga terlibat aktif dalam kegiatan yang mengusung tema terbinanya kader HMI-Wati yang menjunjung tinggi nilai-nilai ke Islaman dan ke Indonesiaan sebagai akselerasi mencapai tujuan HMI dan mengaplikasikannya dalam ranah domestik dan publik.

Baca juga: Men PPPA: Kepemimpinan perempuan ciptakan lingkungan kerja inklusif

Baca juga: Lewat G20 diharapkan akses perempuan pimpin manajerial lebih terbuka

Baca juga: G20 Empower sinergi swasta – pemerintah dukung kepemimpinan perempuan

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.