Merdeka.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah melakukan ekshumasi atau membongkar makam Siti Fatimah. Siti Fatimah menjadi salah satu korban pembunuhan berantai Dukun Aki cs.

Jasad Siti kini sudah berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Terkait dengan jenazah Siti Fatimah setelah di ekshumasi telah di bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (25/1).

Proses autopsi pada jenazah Siti dilakukan untuk mengetahui kapan dan penyebab kematian TKW itu.

Ditambahkan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga, kepolisian juga mengambil beberapa sampel seperti tanah hingga DNA dari Siti. Polisi ingin memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Siti.

“Kita ambil sampel dari tanah per sentimeter penggalian kita ambil, terus jenazahnya kita bawa untuk diautopsi sama diambil sampel DNA untuk itu betul enggak Siti yang dimakamkan,” kata Panji saat dihubungi.

Dia tidak merinci bagaimana kondisi daripada jenazah Siti saat ini.

“Kita belum buka masih di peti nanti di rumah sakit (RS Polri) kita buka,” pungkas dia.

Sebelumnya, Tim dari Polda Metro Jaya dibantu anggota Polres Garut membongkar makam Siti Fatimah di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (24/1). Pembongkaran dilakukan tim gabungan polisi untuk mengautopsi atau mengekshumasi jenazah salah satu korban pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Dukun Aki Cs tersebut.

“Iya, pagi ini (makam Siti dibongkar) di Garut,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga saat dikonfirmasi, Selasa (24/1).

Pembongkaran tersebut sebagai upaya penyidik untuk melengkapi teka-teki aksi keji yang dilakukan Dukun Aki Cs guna kepentingan autopsi. Korban Siti Fatimah (31) merupakan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW), yang dibunuh Dukun Aki Cs karena menagih uang sesuai dijanjikan pelaku.

“Untuk kepentingan autopsi,” tandasnya.

Sekedar mengingatkan, Siti merupakan salah satu TKW yang tertipu dengan bujuk rayu Wowon yang bisa melipat gandakan uang. Namun Siti justru dibunuh ketika menagih janji Wowon.

Siti dibunuh Noneng yang merupakan mertua dari Wowon atau ibu kandung Wiwin. Dia diperintah Wowon membunuh Siti membuang mayat Siti ke laut di Surabaya.

“Kemudian yang di Garut juga ini penyidik mendapatkan identitas yang awalnya akan ke Surabaya kemudian dihanyutkan (dibunuh) ke laut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi, Sabtu (21/1).

Siti TKW Korban Penggandaan Uang, Jasad Siti yang dihanyutkan di Surabaya malah ditemukan di Garut, Jawa Barat. Kemudian oleh warga dimakamkan.

“Ditemukan masyarakat dan dimakamkan di Garut ini atas nama S,” ujar dia. [lia]

Baca juga:
Modus Wowon Cs Jerat Para TKW, Gunakan Sistem MLM untuk Kuras Harta Korban
Cara Dukun Aki alias Wowon Perdaya 11 TKW Modus Penggandaan Uang
Pembunuhan Berantai Dukun Aki, Pelaku Duloh Mengaku Bernama Soleh & Jualan Cincau
Polisi akan Tes DNA Jenazah Siti Fatimah Korban Pembunuhan Berantai
Ai Maimunah Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Berperan Rekrut TKW
Pembunuhan Berantai Dukun Aki, Noneng Tewas Terjun ke Laut Ikuti Perintah ‘Aki Banyu’
Polisi: Sementara Ada 11 TKW yang Tertipu Wowon Cs


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.