Denpasar: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) siap menjalankan keputusan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mempertahankan tarif listrik pada periode triwulan pertama 2023. Upaya itu demi menjaga daya beli masyarakat di tengah pemulihan ekonomi pascapandemi.
 
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan langkah tersebut merupakan komitmen PLN untuk bisa memasok listrik andal guna mendorong perekonomian nasional. Apalagi, menurutnya, listrik yang andal merupakan jantung perekonomian nasional yang mampu meningkatkan produktivitas masyarakat dan juga mendorong daya saing industri.
 
“Listrik adalah jantung perekonomian nasional. Oleh karena itu, PLN siap menjaga pasokan listrik tetap andal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Darmawan, dilansir dari Antara, Sabtu, 7 Januari 2023.
 
Menurut Darmawan, parameter penetapan tarif listrik ditentukan oleh realisasi parameter ekonomi makro pada triwulan keempat tahun lalu, kurs rupiah di angka Rp15.079 per USD, Indonesian Crude Price (ICP) sebesar USD89,78 per barel, harga Batu Bara Acuan (HBA) sebesar Rp920,41 per kg, dan inflasi sebesar 0,28 persen.

Adapun besaran tarif tenaga listrik per Januari hingga Maret 2023 adalah pelanggan rumah tangga daya 450 VA bersubsidi sebesar Rp415 per kWh, pelanggan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi sebesar Rp605 per kWh, dan pelanggan rumah tangga daya 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) sebesar Rp1.352 per kWh.
 
Sementara itu, bagi pelanggan rumah tangga daya 1.300-2.200 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh dan untuk pelanggan rumah tangga daya 3.500 ke atas sebesar Rp1.699,53 per kWh.
 
Adapun pemerintah melalui Kementerian ESDM berkomitmen melindungi masyarakat dengan tetap memberikan subsidi listrik kepada pelanggan rumah tangga 450-900 Volt Ampere (VA). Begitu pula pelanggan nonsubsidi, lanjutnya, tidak mengalami kenaikan tarif pada periode ini dan tetap mendapatkan kompensasi.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

(ABD)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.