Tito Karnavian sampaikan terima kasih ke semua warga perihal PPKM level 1 seluruh Indonesia. Foto: Ricardo/JPNN.com

GenPI.co – Seluruh daerah Indonesia pada perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dipastikan kini berada pada level 1.

Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

“Seluruh daerah Indonesia seluruh kabupaten kota masuk level 1, artinya terkendali hijau, saya berterima kasih pada bapak ibu sekalian,” ucap Mendagri Tito Karnavian.

BACA JUGA:  Rizal Ramli Bongkar Sepak Terjang Ferdy Sambo, Tito Karnavian Disebut

Meski begitu, Pemerintah Indonesia melalui Kemendagri memperpanjang PPKM di wilayah Jawa-Bali guna menekan laju covid-19.

PPKM berlaku dari 30 Agustus sampai dengan 5 September 2022.

Keputusan ini tertuang dalam Inmendagri Nomor 41 Tahun 2022 yang diteken Mendagri Tito Karnavian pada 29 Agustus 2022.

Sementara itu, Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA menambahkan PPKM diperpanjang, agar masyarakat tetap waspada terhadap penularan covid-19 di Indonesia seiring dengan semakin meningkatnya mobilitas dan pemulihan perekonomian nasional.

Penetapan level 1 pada seluruh wilayah Jawa-Bali didasari pertimbangan dan masukan dari para pakar dengan mempertimbangkan kondisi faktual di lapangan.

Seluruh pemangku kepentingan di daerah baik dari pemerintah, forkompimda, TNI/Polri, ataupun para pemangku kepentingan lainnya juga diharapkan untuk terus menjalin kerja sama dalam penegakan protokol kesehatan.

Selanjutnya, para kepala daerah diminta untuk terus melakukan dukungan percepatan pelaksanaan vaksinasi booster secara proaktif, terfokus, dan terkoordinir sebagai wujud pencegahan terhadap varian baru yang muncul.

“Oleh karena itu vaksinasi booster harus terus dipercepat, begitu pula dengan pemakaian aplikasi PeduliLindungi harus terus dilakukan sebagai salah satu upaya melakukan tracing,” tuturnya.(Ant)

BACA JUGA:  Tito Karnavian Jadi MenPAN-RB, Honorer Sampaikan Harapan

Jangan lewatkan video populer ini:

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.