Merdeka.com – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta disepakati sebesar Rp83,7 triliun. Kesepakatan tersebut diputuskan dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar).

“Alhamdulillah Banggar DPRD dan TAPD DKI Jakarta pagi ini pukul 03.44 WIB menyepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp83,7 triliun,” kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di akun resmi Instagram @prasetyoedimarsudi pada Jumat (25/11).

Rapat Banggar digelar selama dua hari. Berdasarkan undangan yang diterima Liputan6.com, rapat Banggar DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dijadwalkan pada Rabu, 23 November 2022 lalu.

Berdasarkan jadwal, rapat Banggar harusnya dimulai pada pukul 13.00 WIB. Namun, rapat itu molor dan baru dimulai pukul 19.20 WIB. Rapat sempat diskors dan dilanjutkan pada Kamis, 24 November 2022 hingga dini hari Jumat (25/11/2022).

Selain itu, jumlah RAPBD hasil rapat Banggar ini berbeda dari angka yang sebelumnya diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang pernah disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Heru menyampaikan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2023 ditetapkan menjadi Rp82,54 triliun.

Hal itu disampaikan Heru dalam pidatonya di Rapat Paripurna membahas Rancangan Pembangunan Daerah (Raperda) tentang APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa 8 November 2022.

Tak hanya itu dia menyebut anggaran ini naik sebesar 0,09 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2022.

“Adapun total RAPBD Tahun Anggaran 2023 yang diajukan Pemprov DKI Jakarta yakni sebesar Rp82,54 triliun atau meningkat sebesar 0,09 persen dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp82,47 triliun,” kata dia.

Selanjutnya, Heru pun juga merinci total Rencana Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp74,41 triliun.

Dia menyebut total itu diharapkan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp52,68 triliun, Pendapatan Transfer sebesar Rp18,45 triliun, serta lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp3,27 triliun,” jelas Heru.

Heru menjelaskan Kebijakan Umum dalam Rancangan APBD DKI 2023 meliputi kebijakan Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah.

Reporter: Winda Nelfira
Sumber: Liputan6.com

[lia]


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.