Produk susu dengan kandungan nutrisi lengkap, seperti kalsium, vitamin D, dan magnesium, seperti yoghurt. Foto: envato elements

GenPI.co – Produk susu dengan kandungan nutrisi lengkap, seperti kalsium, Vitamin D, dan magnesium, di dalamnya justru termasuk dalam produk susu yang sehat, seperti yoghurt.

Yoghurt diproses dari susu yang dipasteurisasi dan dikombinasikan dengan bakteri hidup, seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus.

Nantinya, bakteri ini akan mengubah gula dalam susu menjadi asam laktat yang mengentalkan susu dan menciptakan rasa asam khas yoghurt.

BACA JUGA:  Dahulu Jual Susu, Enner Valencia Jadi Bintang Piala Dunia 2022

Penelitian terbitan Journal of the American College of Nutrition melakukan observasi secara bersamaan pada sukarelawan toleran laktosa dan intoleran laktosa.
 
Hasilnya menunjukkan, konsumsi yoghurt segar menghasilkan kadar kalsium sirkulasi lebih tinggi secara statistik, dibandingkan setelah asupan yoghurt yang dipanaskan sampai 2 kali.

Untuk cara memilih yoghurt yang segar, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperhatikan label pada kemasannya.

BACA JUGA:  5 Rekomendasi Botol Susu agar Bayi Terhindar dari Perut Kembung

Selain itu pada umumnya, masa kedaluwarsa jauh lebih singkat hanya 1-3 bulan jika dibandingkan dengan yoghurt yang bisa bertahan hingga 6 bulan.

Sebisa mungkin, pilih yoghurt yang minim bahan tambahan, seperti pengawet, pewarna, ataupun pemanis, dan memiliki kandungan bakteri hidup yang ada di dalamnya.

BACA JUGA:  Tangkal Bakteri Berbahaya, Pigeon Hadirkan Botol Susu Berbahan T-Ester

Probiotik merupakan salah satu bakteri yoghurt yang sering ditemukan. Bakteri ini akan mengubah gula pada susu (laktosa) menjadi asam laktat yang menyebabkan yoghurt terasa asam.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.