Jakarta: Pendaftaran akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk siswa mulai hari ini 16 Januari hingga 15 Februari 2023. Siswa wajib memiliki akun SNPMB untuk mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
 
Ada beberapa hal yang mesti diperjatikan saat mendaftar. Ketua Satuan Admisi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Sukarmin menjelaskan untuk seleksi jalur SNBP ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan, yaitu pihak sekolah mesti memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan membuat akun SNPMB sekolah.
 
Sementara itu, ketentuan peserta, pertama, calon diseleksi berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik menggunakan rapor serta portofolio akademik dan non-akademik. Portofolio yang dinilai tersebut merupakan tiga prestasi terbaik.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kedua, calon peserta harus menyiapkan tiga prestasi terbaik yang telah diraih. Karena ini seleksi berdasarkan prestasi tentu prestasi yang dilihat,” kata Sukarmin dikutip dari laman unesa.ac.id, Senin, 16 Januari 2022.
 
Ketiga, siswa yang sudah dinyatakan lolos di jalur SNBP tidak diperbolehkan mengikuti ujian tulis berbasis komputer atau UTBK 2023. Sebab, calon peserta harus benar-benar menentukan prodi yang akan dipilih.
 
“Pemilihan prodi tidak boleh asal apalagi ikut-ikutan teman. Namun, harus didasarkan pada minat dan bakat serta passion calon peserta,” tutur dia.
 
Keempat, calon peserta dapat memilih paling banyak dua prodi pada satu perguruan tinggi. Apabila memilih dua prodi di dua perguruan tinggi, salah satu pilihan prodi harus berada di perguruan tinggi pada provinsi yang sama dengan sekolah asal calon peserta.
 
“Jika memilih satu prodi saja bisa di perguruan tinggi provinsi mana pun,” jelas dia.

Ketentuan SNBT

Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unesa itu menuturkan calon peserta yang mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) juga diharuskan membuat akun SNPMB mulai Senin, 16 Januari 2023 hingga Jumat, 3 Maret 2023. Pendaftaran SNBT dimulai pada 23 Maret-14 April 2023.
 
SNBT menggunakan ujian tulis berbasis komputer atau UTBK yang dapat diikuti siswa atau lulusan SMA/MA/SMK Tahun 2021, 2022, dan 2023 dan lulusan paket C Tahun 2021, 2022, dan 2023 dengan umur maksimal 25 tahun per 1 Juli 2023.
 
Peserta SNBT hanya diperbolehkan mengikuti UTBK sebanyak satu kali yang berlaku untuk mendaftar SNBT 2023. “Calon peserta yang memilih prodi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio,” ujar Sukarmin.
 
Adapun materi UTBK, yaitu tes potensi skolastik atau TPS. Tes ini untuk mengukur kemampuan kognitif peserta dan yang akan diuji ialah kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Kemampuan kuantitatif mencakup pengetahuan dan penguasaan matematika dasar.
 
Selanjutnya, literasi dalam bahasa Indonesia dan literasi dalam bahasa Inggris. Tes ini mengukur kemampuan memahami, menggunakan, mengevaluasi, berbagai jenis teks.
 
Terakhir, penalaran matematika untuk mengukur kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dalam berbagai jenis konteks. Sukarmin berpesan kepada calon peserta agar mempersiapkan diri mulai sekarang.
 
Pembuatan akun sebaiknya jauh-jauh hari sebelum batas yang ditentukan. Dia menegaskan lebih cepat mendaftar lebih bagus.
“Karena tahun ini ada sedikit perubahan seleksi dari tahun sebelumnya. Misalnya nanti ada hambatan bisa cepat diatasi. Salam semangat untuk calon peserta, semoga sampai dan diterima di kampus impian,” ucap dia.
 

 

(REN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.