Dari pengujian sintetis yang dilakukan, Snapdragon 8 Gen 2 memang menunjukan peningkatan baik dari sisi kinerja CPU dan GPU.

Snapdragon Summit 2022 yang digelar di Hawaii dari tanggal 16 hingga 17 November resmi usai. Banyak teknologi dan fitur baru terkait chipset flagship Mobile Platfrom Snapdragon 8 Gen 2 ini, yang diklaim akan mengubah wajah industri mobile. 

Chipset flagship terbaru Qualcomm ini dibangun pada proses fabrikasi 4nm. Qualcomm mengklaim chipset terbarunya ini membawa peningkatan performa, sekaligus memiliki tingkat efisiensi yang lebih baik jika dibandingkan dengan seri terdahulu. 

Chipset baru ini juga mengenalkan teknologi ray tracing yang diyakini akan memberikan pengalaman gaming yang semakin realistis. Qualcomm juga mengenalkan standar konektivitas baru, Wi-Fi 7 yang diklaim akan memberikan pengguna kecepatan jaringan yang sangat cepat. Tak ketinggalan, Qualcomm juga mengenalkan chipset AR2 dan dan S5 masing-masing diperuntukkan untuk kacamata AR dan perangkat audio.

Selain menjabarkan fitur dan teknologi baru pada chispet flagship terbarunya, Qualcomm juga memberikan kesempatan untuk menguji smartphone yang sudah menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 2 dalam sesi tertutup. 

Beruntung, Tek.id mendapat kesempatan untuk menguji kemampuan chipset tersebut menggunakan metode yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, menggunakan ponsel reference model yang mereka buat sendiri. Dengan menggunakan software benchmark sintetis yang sudah ditentukan dan mengikuti beberapa parameter, berikut perolehan skor yang kami dapat ketika menguji perangkat tersebut.

AnTuTu v9

Pada aplikasi AnTuTu yang menjadi salah satu standar software pengujian, ponsel reference model ini mendapati skor sebesar 1271537. Skor ini meningkat dari perolehan skor reference model terdahulu yang mendapatkan skor pada kisaran 900000 hingga 1036699.

Geekbench 5.4

Pada pengujian Geekbench yang dipakai untuk memperoleh skor kemampuan single-core dan multi-core dari CPU, Snapdragon 8 Gen 2 kembali menunjukkan peningkatan skor. Terlebih pada skor multi-core, di mana Snapdragon 8 Gen 2 mendapatkan peningkatan skor yang cukup signifikan dengan 5130. Jika dibandingkan dengan versi terdahulu (3839), ada peningkatan sekitar 1291 poin.

PCMark

Untuk mendapatkan gambaran kemampuan dari penggunaan sehari-hari, Snapdragon 8 Gen 2 berhasil mendapatkan skor 18732. Skor ini masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan perolehan skor pada perangkat komersial yang menggunakan chipset versi pendahulu (Xiaomi 12 Pro mendapatkan skor 14429).

3DMark

Sementara dari pengujian grafis menggunakan 3DMark, Snapdragon 8 Gen 2 memperoleh skor 13990 dan 3732 untuk pengujian Wild Life Unlimited dan Wild Life Extreme Unlimited. Perolehan skor ini meningkat 3578 dan 1155 poin dari versi chipset pendahulu.

Perlu digaris bawahi, skor yang kami peroleh ini didapat dari reference model atau ponsel khusus yang dirancang oleh Snapdragon. Bisa dibilang, skor akhir yang kami peroleh di atas mungkin tidak akan sama dengan hasil yang nanti akan diperoleh pada perangkat OEM. Mengingat pasti ada perbedaan struktur dan faktor-faktor lain yang akan membuat perbedaan skor dari masing-masing OEM. Skor ini hanya sebagai gambaran seberapa besar peningkatan performa CPU dan GPU dari chipset flagship terbaru milik Qualcomm ini.


Artikel ini bersumber dari www.tek.id.