Filter udara mobill merupakan salah satu komponen penting yang perlu dijaga kualitasnya agar bekerja dengan baik. Salah satunya dengan ganti saringan udara mobil secara rutin untuk membersihkan kotoran dan debu yang menumpuk. 

Perlu diketahui, filter udara mobil yang kotor dan jarang diganti bisa berakibat buruk bagi kendaraan hingga mengganggu performa kendaraan. 

Filter udara mobil yang kotor bisa memperburuk ruang bakar sehingga penggunaan bahan bakar pun menjadi semakin boros. 

Dalam artikel ini, Lifepal akan membahas tanda-tanda saringan udara mobil harus diganti dan bagaimana cara mengganti saringan udara mobil. 

Tanda saringan udara mobil harus diganti 

Sebetulnya, cukup mudah untuk mengenali ciri-ciri filter udara mobil yang perlu diganti. Kamu bisa melihat dari jarak tempuh mobil maupun dari visualnya dengan melihat secara langsung filter udara. 

Berikut penjelasan lengkap mengenai tanda-tanda filter udara perlu diganti. 

1. Jarak tempuh mobil 

Mengganti filter udara mobil sebaiknya dilakukan setelah kendaraan mencapai jarak 20.000 – 25.000 Mil (32.186 – 40.233 km). 

Namun, sebagai antisipasi, kamu juga bisa menggantinya sebelum jarak tersebut, misalnya di jarak tempuh 10.000 – 15.000 mil (16.090 – 24.140 km). 

Apalagi jika kamu sering melewati jalanan yang berdebu, jarak penggantian filter udara mobil bisa lebih diperpendek lagi. 

Perlu diketahui, setiap produsen mobil sebenarnya sudah memberikan rekomendasi pada jarak keberapa filter udara mobil perlu diganti. Jadi, sebaiknya cek kembali buku panduan mobil kamu, ya

2. Filter udara mobil penuh dengan debu 

Cara melihat ciri-ciri filter udara mobil perlu diganti selanjutnya adalah dengan melihat secara langsung. Perhatikan jika filter udara sudah sangat kotor, banyak debu dan mulai menghitam, sebaiknya segera ganti filter udara mobil kamu. 

Jika tidak segera diganti, kotoran pada filter udara bisa menjadi kerak yang akan sulit untuk dibersihkan. Kerak inilah yang membuat semacam efek “membekap” pada mesin mobil karena udara baru tidak masuk dan kotoran justru terhisap ke dalam. 

Bagian-bagian yang terdampak akibat kerak kotoran pada filter udara mobil ini antara lain piston, busi dan klep. 

Komponen-komponen ini sangat penting karena berhubungan langsung dengan performa kendaraan. 

Ketahui juga cara membersihkan filter udara mobil di artikel Lifepal lainnya. 

3. Perubahan warna asap knalpot 

Banyaknya debu dan kotoran yang masuk ke ruang bakar membuat proses pembakaran menjadi tidak sempurna. 

Salah satu dampaknya adalah asap dari knalpot yang menjadi hitam pekat. Tentu, hal ini sangat tidak baik untuk lingkungan. 

Jika asap kendaraan kamu tiba-tiba menjadi lebih hitam dan lebih pekat daripada biasanya, itu mungkin pertanda untuk segera ganti saringan udara mobil. 

4. Tenaga dan akselerasi kendaraan berkurang 

Tanda filter udara harus diganti lainnya yakni mesin mobil yang sering ngempos atau berkurang tenaganya. 

Sebenarnya, masalah ini terjadi karena berbagai alasan, tidak hanya karena saringan udara mobil yang kotor saja. 

Namun, saringan udara mobil yang kotor juga punya peran signifikan di balik menurunnya performa mobil kamu. 

Turunnya performa kendaraan ini akan sangat terasa jika kamu mengendarai mobil dalam kecepatan tinggi. Pada saat percepatan tinggi, mobil tidak punya tenaga yang cukup sehingga seolah seperti “tertarik”. 

5. Bahan bakar menjadi lebih boros 

Kamu tentunya tidak mau jika mobil menjadi lebih boros. Nah, ada banyak penyebab mobil boros bensin seperti terlambat ganti oli, menggunakan bahan bakar yang tidak tepat sampai saringan udara mobil yang kotor. 

Proses pembakaran yang tidak sempurna pada ruang bakar yang diakibatkan filter udara kotor lagi-lagi menjadi penyebab bahan bakar menjadi lebih boros. 

Oleh karena itu, sebaiknya kamu segera mengganti saringan udara mobil jika sudah menemukan tanda-tanda di atas. 

Fungsi saringan udara mobil 

Kamu sudah memahami apa saja tanda-tanda saringan udara mobil harus diganti. Namun, tahukah kamu apa saja sebenarnya fungsi dari saringan udara mobil ini? 

Berikut ini merupakan fungsi penting saringan udara mobil. 

1. Menyaring udara di dalam mobil 

Seperti namanya, fungsi utama filter udara mobil memang untuk menyaring udara yang masuk ke dalam mobil. 

Dalam prosesnya, udara masuk ke mesin melalui sebuah komponen yang disebut sebagai air intake. Komponen ini merupakan bagian dari sistem pengapian pada mobil yang bertanggung jawab untuk menyedot udara dari luar kemudian mendorongnya ke dalam mesin. 

Nah, saringan udara digunakan pada air intake untuk menyaring partikel-partikel debu dan kotoran yang mungkin masuk ke mesin.

2. Menjaga komponen mobil dari debu dan kotoran 

Selain kaitannya dengan ruang pembakaran, saringan udara mobil juga berperan penting untuk menjaga komponen mobil lainnya dari debu dan kotoran. 

Secara umum, ada 4 komponen yang dilindungi oleh filter udara mobil yakni sebagai berikut: 

  • Sistem pengapian kendaraan seperti busi, katup dan injeksi bahan bakar. 
  • Mesin mobil. 
  • Sistem pembuangan. 
  • Sistem pendingin. 

3. Menjaga kualitas kendaraan 

Secara umum, saringan udara mobil sama seperti komponen mobil lainnya yang perlu dirawat, dibersihkan maupun diganti secara berkala. 

Dengan rutin membersihkan saringan udara mobil, kamu telah berupaya untuk menjaga komponen mobil lainnya agar tetap awet. 

Waktu untuk membersihkan komponen saringan udara mobil sebenarnya bisa dilakukan kapan saja, tetapi prioritaskan jika sedang musim kemarau. 

Pada musim ini, mobil lebih rentan dengan debu-debu jalanan yang bisa menumpuk pada filter udara mobil. 

Cara ganti saringan udara mobil sendiri di rumah 

Mengganti filter udara mobil sebenarnya bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Berikut langkah-langkah mengganti saringan udara mobil. 

1. Buka kap mobil 

Langkah pertama, buka dulu kap mobil kamu. Sebelum itu, pastikan kondisi mobil dalam keadaan mati, ya. 

Sebaiknya ketahui dulu cara membuka kap mesin mobil yang benar agar aman dan tidak murah rusak.

2. Cari box filter udara mobil 

Selanjutnya, kamu bisa mencari box filter udara mobil yang terletak di atas mesin kendaraan. Biasanya, box filter udara mobil ini cukup mudah untuk dikenali karena ukurannya yang cukup besar dan warnanya hitam pekat.

3. Buka box filter udara 

Setelah mengetahui letak box saringan udara, kamu bisa mencoba untuk membuka box tersebut. 

Gunakan obeng kembang untuk membuka boxnya. Di beberapa mobil, kamu cukup membuka pengaitnya saja. 

4. Keluarkan filter udara 

Selanjutnya, keluarkan filter udara mobil lalu lihat kondisinya, jika hanya kotor saja, kamu cukup membersihkan filter udara. 

Namun, jika sudah hitam pekat dan kotoran sudah menjadi semacam kerak, sebaiknya ganti saja filter udara mobil dengan yang baru. 

Untuk membersihkan filter udara mobil, kamu bisa menggunakan air dan cairan pembersih yang lembut. Goyang-goyangkan filter udara agar kotoran yang menempel bisa rontok. 

Kamu juga bisa menggunakan kompresor atau pakai kuas halus untuk membersihkan saringan udara dari kotoran dan debu. 

Berapa biaya ganti filter udara mobil?

Harga ganti filter udara mobil di bengkel berkisar antara Rp100 ribu – Rp200 ribu untuk filter berbahan kertas. 

Sementara untuk yang menggunakan bahan busa, harganya lebih mahal yakni sekitar Rp200 ribu sampai Rp300 ribu. 

Perlu diketahui, biaya ganti filter udara mobil bisa berbeda tergantung pada bengkelnya. Biaya ganti di bengkel umum biasanya lebih murah ketimbang di bengkel resmi. 

Itulah pembahasan mengenai tanda-tanda filter udara mobil perlu diganti, fungsi saringan udara mobil hingga bagaimana cara untuk mengganti filter udara mobil. Semoga bermanfaat, ya. 

Tips dari Lifepal! Cek kembali buku manual mobil kamu untuk mengetahui rekomendasi ganti saringan udara mobil dari produsen. 

Jika kamu terbiasa melewati jalanan yang berdebu, kamu bisa memperpendek jarak penggantian filter udara agar kotorannya tidak terlalu menumpuk. 

Jangan lupa lakukan servis mobil secara rutin untuk menjaga komponen mobil lainnya agar tetap prima. 

Lindungi juga mobil kesayangan kamu dengan asuransi mobil terbaik yang memberikan manfaat perlindungan dari risiko finansial akibat kecelakaan maupun bencana alam. 

Cari tahu asuransi mobil yang cocok

Ada dua jenis asuransi mobil yang ditawarkan, yakni asuransi mobil All Risk dan TLO. 

Asuransi All Risk bisa memberikan pertanggungan untuk semua jenis kerusakan mobil, sedangkan asuransi TLO hanya menanggung kerusakan berat mencapai lebih dari 75%.

Cek dengan mengisi kuis asuransi mobil terbaik berikut ini. 

Pertanyaan seputar ganti filter udara mobil 

Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.