Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) menandai langkah penting Indonesia untuk menciptakan payung hukum yang kuat bagi perlindungan data pribadi masyarakat. Agar memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UU PDP, pelaku usaha maupun industri tentu perlu melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari operasional, kebijakan, hingga teknologi di dalam organisasi.

Karenanya dibutuhkan komitmen dan kolaborasi dari seluruh unit bisnis untuk meletakkan pelanggan di setiap tahap perjalanannya (customer centricity). Bisnis yang yang mengimplementasikan customer centric percaya bahwa pelanggan adalah alasan utama usaha mereka berkembang. Mereka akan berupaya sekuat tenaga agar pelanggan selalu merasa puas terhadap produk dan layanan yang diberikan.

Customer centricity menuntut bisnis untuk menyusun kebijakan yang tepat dan transparan, serta mengadakan pelatihan bagi seluruh karyawan tentang cara memberikan pelayanan yang baik dan bertanggung jawab. Ini tentang memberi pelanggan apa yang mereka inginkan, di mana pun dan kapan pun.

Memanfaatkan data pelanggan seperti perilaku pengunjung di situs web, hasil pencarian, riwayat pembelian, hingga waktu paling aktif dapat membantu bisnis mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang kebutuhan pelanggan dan mempersonalisasi pengalaman mereka secara lebih detail. Karena pelanggan memberikan lebih banyak data pribadi dengan imbalan pengalaman yang sangat personal, isu keamanan data dan privasi tentu menjadi persoalan. Lantas bagaimana bisnis menjadi lebih “personal” tanpa membahayakan privasi pelanggan?

Membangun fondasi kepatuhan

Di era teknologi ini, banyak pelaku usaha telah menyadari pentingnya penggunaan cloud bagi kebutuhan bisnis. Seperti yang diketahui, cloud telah menawarkan kemudahan kepada penggunanya untuk mengakses dokumen dari mana saja dan kapan saja. Tak hanya itu, teknologi satu ini juga semakin populer karena mampu menyimpan data dalam kapasitas besar.

Meski demikian, cloud nyatanya tak lepas dari ancaman siber. Apalagi dalam implementasi cloud, seorang pemilik bisnis akan menyerahkan penyimpanan dan perlindungan data serta informasi rahasia perusahaannya kepada pihak penyedia layanan cloud. Maka dari itu, sangat penting untuk memilih penyedia layanan yang benar-benar tepat dan dapat dipercaya.

Banyak penyedia layanan cloud menawarkan keamanan kepada klien melalui langkah-langkah perlindungan—mulai dari kontrol izin hingga penyamaran data. Namun, semua ini tidak menyelesaikan masalah karena klien tidak memiliki kontrol langsung atas data yang masuk dan keluar dari cloud tersebut.

RESUL adalah satu-satunya solusi di Indonesia yang memberikan keamanan dan kesiapan terhadap  regulasi melalui opsi penerapan arsitektur hybrid. Dalam penerapan hybrid ini, RESUL membaginya ke dalam dua ekosistem solusi. Pertama lingkup dari RESUL Cloud, di mana tempat modul solusi inti dihosting. Di sinilah proses otomatis untuk mengelola segmentasi, engagement, kampanye, analisis, dan fitur lainnya terjadi. Lingkup RESUL Cloud juga menyimpan data terkait respon audiens, kinerja kampanye, dan data atribusi yang diperoleh dari kampanye.

Kedua adalah lingkup klien. RESUL mengonsolidasikan Personally Identifiable Information (PII) dan data sensitif lainnya ke dalam Pusat Informasi Pelanggan/Customer Information Hub (CIH). Dalam CIH, database akan terpusat dan tetap tersimpan dalam lingkup klien baik di cloud pribadi maupun virtual private cloud. Semua data juga akan terenkripsi sehingga mencegah paparan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

RESUL bertindak sebagai penjaga bisnis Anda dengan pendekatan keamanan berlapis, memberikan perlindungan yang kuat pada data, aplikasi, sistem, dan infrastruktur. Dalam penerapan hybrid, RESUL Cloud hanya dapat terhubung ke lingkup klien untuk melakukan akses dan transfer data melalui koneksi VPN dari situs-ke-situs, sehingga memberikan kesiapan privasi tambahan selama transit. RESUL juga telah menerapkan Omnichannel Rules Engine untuk memastikan keamanan data di kedua lingkup baik klien maupun RESUL Cloud.

Tertarik dengan bagaimana hal itu bisa mentransformasi CX Anda dengan aman? Bicaralah dengan pakar kami sekarang.


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.