Twitter Inc menutup sementara kantor-kantornya pada hari Jumat (4/11) setelah menyampaikan kepada karyawan bahwa mereka akan diberitahu melalui email pada hari itu mengenai apakah mereka di-PHK.

Langkah ini menyusul masa ketidakpastian selama sepekan mengenai masa depan perusahaan itu di bawah pemilik baru, Elon Musk.

Perusahaan media sosial ini mengatakan dalam email kepada staf bahwa mereka akan diberitahu pada pukul 16.00 GMT mengenai pengurangan staf.

“Dalam upaya menempatkan Twitter di jalur yang sehat, kami akan melakukan proses sulit mengurangi tenaga kerja global kami pada hari Jumat,” kata email itu yang dikirim hari Kamis dan dilihat oleh Reuters.

Musk, orang terkaya di dunia, ingin mengurangi sekitar 3.700 staf Twitter, atau sekitar setengah total karyawan, karena ia berupaya memangkas biaya dan menerapkan etos kerja baru yang penuh tuntutan, menurut rencana internal yang ditinjau Reuters pekan ini.

Pemilik dan CEO Twitter, Inc. Elon Musk tiba di Konferensi Investasi Baron Tahunan ke-29 di Manhattan di New York City, New York, AS, 4 November 2022. REUTERS/Andrew Kelly

Tim moderasi konten perusahaan itu diperkirakan akan menjadi target pemangkasan, demikian cuit berisi dugaan para karyawan Twitter pada hari Jumat. Musk telah berjanji akan memulihkan kebebasan berbicara sambil mencegahnya Twitter menjadi hellscape, atau tempat kerja yang sangat tidak menyenangkan.

Twitter tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Para karyawan Twitter melampiaskan perasaan frustrasi mereka mengenai PHK itu di jejaring sosial, dengan menggunakan tagar #OneTeam.

Rachel Bonn, seorang pengguna, mencuit, “Kamis lalu di kantor SF (San Francisco), benar-benar hari terakhir Twitter sebagai Twitter. Hamil delapan bulan dan punya anak usia sembilan bulan. Baru saja diputus dari akses ke laptop.”

Menanggapi utas #OneTeam, Kepala Keamanan dan Integritas Twitter Yoel Roth, mengatakan, “Tweeps: DM (komunikasi jalur pribadi) saya selalu terbuka untuk kalian. Beritahu saya bagaimana caranya saya dapat membantu.”

Roth adalah eksekutif paling senior yang memberi pesan terbuka dengan cuitan dukungan kepada staf yang kehilangan pekerjaan mereka. Ia juga tampaknya masih menduduki posisinya. Pekan lalu, Musk mendukung Roth, yang ia sebut “berintegritas tinggi” setelah ia menarik perhatian terkait cuitan yang kritis terhadap mantan Presiden AS Donald Trump beberapa tahun sebelumnya.

Roth tidak menanggapi permintaan komentar.

Twitter mengatakan dalam email bahwa kantor-kantornya akan ditutup sementara dan semua akses tanda pengenal ditangguhkan guna “membantu memastikan keamanan setiap karyawan serta sistem dan data pelanggan Twitter.”

Kantor perusahaan itu di kawasan Piccadilly Circus, London, gampak kosong pada hari Jumat. Tidak ada karyawan terlihat di sana.

Di dalamnya, bukti bahwa raksasa media sosial itu pernah menghuni bangunan itu dihapus. Staf keamanan mengatakan ada perbaikan yang tengah berlangsung dan menolak berkomentar lebih jauh.

Perusahaan itu mengatakan karyawan yang tidak terimbas PHK akan diberitahu melalui alamat email kerja mereka. Staf yang di-PHK akan diberitahu langkah selanjutnya melalui alamat email pribadi mereka, kata memo Twitter.

Gedung kantor pusat Twitter di pusat kota London, Inggris, 4 November 2022. REUTERS/Henry Nicholls

Anggota staf keamanan di markas besar EMEA Twitter di Dublin memberitahu wartawan bahwa tidak seorang pun datang ke kantor pada hari Jumat dan para karyawan telah diminta untuk tinggal di rumah.

Anggota staf keamanan lainnya mengunci pintu-pintu putar di bagian depan bangunan, di mana sekitar 500 staf bekerja sebelum PHK dimulai.

Sebagian karyawan mencuit akses mereka ke sistem teknologi informasi perusahaan telah diblokir dan khawatir ini menunjukkan mereka telah di-PHK. [uh/ab]

Artikel ini bersumber dari www.voaindonesia.com.