Tangerang: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menyiapkan vaksin covid-19 booster kedua di seluruh puskesmas maupun rumah sakit umum daerah (RSUD). Penerima vaksin tersebut diperuntukan masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas.
 
Pelaksanaan vaksin covid-19 booster kedua merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/C/380/2023 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 bagi Kelompok Masyarakat Umum. 
 
“Minggu kemarin kita sudah menerima surat edaran dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan), tinggal masyarakat yang sudah memiliki tiket melalui aplikasi PeduliLindungi itu sudah bisa kita vaksin di seluruh puskesmas dan RSUD,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, Selasa, 24 Januari 2023.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hendra menuturkan, setiap puskesmas dan RSUD yang ada di Kabupaten Tangerang saat ini sudah disiapkan untuk melayani dan melaksanakan vaksin booster kedua.
 
“Jadi masyarakat bisa melaksanakannya di seluruh puskesmas dan rumah sakit di wilayahnya masing-masing,” ucap dia. 
 

Hendra menjelaskan, untuk jenis vaksin booster kedua akan disiapkan dengan menyesuaikan  jenis vaksin yang diterima masyarakat pada booster pertama atau dosis ketiga. Dia mencontohkan, jika penerima vaksin covid-19 Astra Zeneca pada vaksinasi booster pertama dapat menerima vaksin Astra Zeneca, Pfizer atau Moderna. 
 
“Jika masyarakat yang menerima vaksin covid-19 Sinovac pada vaksinasi booster pertama dapat menerima vaksin Astra Zeneca, Pfizer, Moderna, Sinopharm, Sinovac, Zifivax, Indovac atau Navac. Jadi tinggal menyesuaikan dengan penerimaan dosis vaksin sebelumnya, tapi pada umumnya jenis vaksin itu bisa dipakai booster,” ungkapnya. 
 
Hendra menambahkan, sebagai bentuk kesiapan dalam melayani vaksinasi booster kedua kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengajukan penambahan sebanyak 500 vial dosis vaksinasi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 
 
“Kita sudah mengajukan dosis vaksin ke Pemprov sebanyak 500 vial. Tapi sampai saat ini kita belum menerima tambahan dosis vaksinasi ini, tinggal mengandalkan dosis yang tersisa sebanyak 30 vial dosis,” jelasnya. 
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 

(WHS)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.